- Putri sukses ubah modal Rp300 ribu jadi laba Rp5 juta/bulan.
- Mitra Bukalapak bantu warung kecil akses teknologi dan transaksi aman.
- Program KOLAK 2026 perluas aksi berbagi takjil terinspirasi kisah sukses Putri.
Suara.com - Bagi Putri Wulandari, masa depan bukanlah sesuatu yang dinanti dalam diam, melainkan realitas yang harus dijemput dengan keberanian. Berawal dari keinginan sederhana untuk tetap mengasuh buah hati tanpa kehilangan kemandirian finansial, Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat ini sukses membuktikan bahwa warung kecil bisa bertransformasi menjadi pilar ekonomi keluarga yang kokoh.
Perjalanan Putri dimulai pada 2018. Keputusan sulit diambilnya saat itu: berhenti bekerja demi fokus mengurus sang buah hati. Dengan modal cekak, hanya sebesar Rp300.000, ia memberanikan diri membuka warung sembako sederhana yang diisi kopi, beras, dan mi instan.
"Saat itu, anak tidak mau ditinggal kerja. Jadi, saya pilih resign supaya bisa fokus mengurus anak," kenang Putri.
Sadar bahwa bisnis konvensional memiliki keterbatasan, Putri mengambil langkah strategis dengan bergabung menjadi Juragan Mitra Bukalapak. Meski sempat terkendala minimnya saldo dan gap teknologi, ia tak menyerah. Melalui ruang belajar di komunitas tersebut, ia melahap berbagai edukasi mulai dari transaksi digital yang aman hingga strategi promosi efektif.
Hasilnya pun fantastis. Dari keuntungan yang semula hanya cukup untuk kebutuhan dapur, kini Putri mampu meraup laba bersih di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Pendapatan ini sukses membiayai sekolah kedua anaknya, membantu orang tua, hingga membeli kendaraan bermotor.
Keberhasilan finansial tidak membuat Putri lupa daratan. Pada tahun 2025, ia terpilih menjadi penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak). Lewat dukungan platform tersebut, ia membagikan takjil gratis bagi warga sekitar sebagai wujud rasa syukur.
"Bagi saya, momen itu bukan sekadar berbagi makanan, melainkan wujud rasa syukur dan upaya mempererat kebersamaan," ungkapnya.
Semangat yang dibawa Putri kini menjadi inspirasi bagi perluasan program KOLAK di tahun 2026. Tahun ini, Mitra Bukalapak menargetkan pembagian ribuan paket takjil di seluruh penjuru Indonesia melalui tangan-tangan terampil para mitranya.
Kini, fokus utama Putri adalah memastikan kedua anaknya mampu mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana. Berkat pengelolaan keuangan yang disiplin, menabung bukan lagi hal yang mustahil.
Baca Juga: Bukan Sekadar Data, Timing Berita Jadi 'Senjata Rahasia' Trader Cuan di Pasar Modal
"Sebagian penghasilan ditabung untuk sekolah anak-anak. Sejak menjadi Juragan, saya dapat mulai menabung. Ini awal yang baik untuk menata masa depan," pungkasnya optimis. Bagi Putri, kunci sukses adalah kombinasi antara usaha keras, kepercayaan diri, dan doa yang tidak pernah putus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?