Suara.com - Emas batangan masih menjadi primadona investasi bagi banyak orang di Indonesia. Saat mendengar kata "emas batangan", nama Antam (PT Aneka Tambang Tbk) pasti langsung terlintas di pikiran.
Namun, tahukah Anda bahwa dunia investasi emas jauh lebih luas dari satu merek saja?
Kini, banyak merek emas lokal lainnya yang memiliki sertifikasi resmi, kualitas murni 99,99%, dan tentunya mudah untuk dijual kembali (buyback).
Mengetahui alternatif merek emas sangat penting agar Anda bisa membandingkan harga serta memilih desain yang paling sesuai dengan preferensi Anda.
Berikut adalah 5 rekomendasi merek emas selain Antam yang layak menjadi pilihan investasi Anda:
1. Lotus Archi (LA)
Emas Lotus Archi merupakan hasil kolaborasi antara Lotus Lingga Pratama dengan Archi Indonesia. Merek ini sangat populer karena sering menawarkan desain kemasan yang sangat estetik dan modern.
Lous Archi emiliki sertifikasi resmi dan standar internasional. Selain itu, Lotus Archi sering merilis seri khusus (seperti seri zodiak atau kado) yang sangat cocok dijadikan hadiah.
Aksesibilitas emas ini sangat mudah ditemukan di toko emas fisik maupun marketplace resmi.
Baca Juga: Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Harganya Makin Murah
2. Galeri 24 (Pegadaian)
Jika Anda sering bertransaksi di Pegadaian, pasti Anda akrab dengan merek ini. Galeri 24 adalah anak perusahaan PT Pegadaian yang memproduksi emas batangan sendiri.
Keunggulan utamanya adalah jaminan buyback. Karena merupakan bagian dari ekosistem Pegadaian, Anda bisa menjual kembali emas ini di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia tanpa prosedur yang rumit.
Emas Galeri 24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari kepingan kecil (mikro) hingga ukuran besar.
3. Hartadinata Abadi
Hartadinata Abadi bekerja sama dengan PT EMAS (Emas Antam Indonesia) untuk memproduksi emas mikro. Namun, mereka juga memiliki lini produk emas batangan murni sendiri.
Kelebihan yaitu fokus pada ukuran kecil memudahkan investor pemula dengan dana terbatas untuk mulai menabung emas.
Beberapa produknya sudah dilengkapi dengan teknologi pengamanan canggih untuk mencegah pemalsuan.
4. UBS (Untung Bersama Sejahtera)
PT UBS merupakan perusahaan swasta asal Surabaya yang sudah sangat legendaris di dunia perhiasan dan emas batangan. Emas UBS seringkali menjadi pesaing terberat Antam di pasar ritel.
Harga emas UBS cenderung sedikit lebih terjangkau dibandingkan Antam, namun dengan nilai kemurnian yang sama 99,99%. Sertifikatnya biasanya sudah menyatu dengan kemasan (laminated).
Desain UBS juga terkenal kreatif dengan karakter-karakter unik (seperti Disney atau Sanrio) yang membuatnya digemari kolektor.
5. King Halim
Berasal dari Jawa Timur, King Halim telah lama malang melintang di industri pemurnian logam mulia. Emas mereka dikenal memiliki kualitas cetakan yang halus dan rapi.
Merek ini sudah terakreditasi dan diakui secara luas di kalangan pedagang emas. King Halim sering menjadi pilihan bagi investor yang mencari emas dengan selisih harga jual dan beli yang kompetitif.
Mana yang Harus Dipilih?
Pada dasarnya, emas batangan dari kelima merek di atas memiliki nilai intrinsik yang sama selama kadar kemurniannya adalah 24 Karat (99,99%). Perbedaan biasanya hanya terletak pada harga per gram, desain kemasan, dan kemudahan lokasi penjualan kembali (buyback).
Tips bagi Anda: pilihlah merek yang paling mudah Anda temukan tempat penjualannya di kota Anda agar saat butuh uang tunai mendadak, Anda bisa mencairkannya dengan cepat.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Kilau Emas Antam Makin Gila! Terbang ke Rp3 Juta Hari Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Profil PT Indospring Tbk, Ini Sosok Pemiliknya
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat