- Menteri Perhubungan membantah diskon tiket pesawat membebani maskapai karena berasal dari stimulus pemerintah.
- Stimulus pemerintah mencakup keringanan pajak, biaya penanganan bandara, dan biaya avtur untuk menekan harga tiket.
- Pemerintah menggelontorkan dana Rp911,16 miliar untuk diskon transportasi selama periode 14 sampai 29 Maret 2026.
Suara.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membantah anggapan kebijakan diskon tiket pesawat pada periode libur panjang membebani maskapai penerbangan. Ia menegaskan, potongan harga yang diberikan kepada penumpang justru berasal dari stimulus pemerintah, bukan dari kantong maskapai.
“Oh. Yang pasti bahwa kebijakan itu adalah kebijakan pemerintah. Kita tidak mengganggu eh airlines,” kata Dudy saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah memberikan berbagai bentuk keringanan biaya agar harga tiket pesawat dapat ditekan tanpa membebani maskapai secara langsung.
“Jadi pemerintah memberikan keringanan pajak, kemudian juga biaya untuk handling di airport, PJP2U segala macam, dan juga avtur. Jadi itu semua itu adalah yang stimulus yang diberikan oleh pemerintah, bukan oleh airlines,” ujarnya.
Menurut Dudy, skema stimulus ini dirancang agar masyarakat tetap bisa memperoleh tiket dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga kesehatan industri penerbangan.
Sebelumnya pada 10 Februari kemarin pemerintah meluncurkan stimulus ekonomi menjelang libur Lebaran. Kebijakan ini menyasar langsung mobilitas masyarakat melalui pemberian diskon tarif transportasi umum, mulai dari kereta api, kapal penyeberangan, hingga diskon tiket pesawat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk program diskon transportasi tersebut mencapai Rp911,16 miliar.
Untuk angkutan udara, pemerintah memberikan potongan tarif pada penerbangan domestik kelas ekonomi. Diskon sebesar 17 hingga 18 persen berlaku untuk periode 14 sampai 29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.
Baca Juga: 10 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Buka Pendaftaran, Cek di Sini!
Berita Terkait
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April
-
10 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Buka Pendaftaran, Cek di Sini!
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
Berapa Batas Maksimal Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI? Ini Rinciannya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji