Bisnis / Keuangan
Kamis, 26 Februari 2026 | 07:18 WIB
Logo Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
Baca 10 detik
  • Bank Mandiri menyiapkan uang tunai Rp44 triliun untuk ATM/CRM periode 24 Februari–25 Maret 2026, naik 5% dari tahun sebelumnya.
  • Kesiapan likuiditas ini mendukung stabilitas sistem keuangan dan mengantisipasi kenaikan transaksi masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri.
  • Bank Mandiri juga menyiapkan likuiditas Rp18 triliun untuk BI-Fast serta memastikan 12.900 ATM/CRM dan layanan digital Livin' beroperasi optimal.

Selain kesiapan uang tunai dan likuiditas transaksi antarbank, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran.

Nasabah ATM Bank Mandiri. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras).

Bank berkode emiten BMRI ini mengoperasikan 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.

Tidak hanya itu, nasabah juga dapat mengoptimalkan berbagai kebutuhan transaksi perbankan maupun gaya hidup melalui Livin’ by Mandiri yang kini telah dimanfaatkan oleh 37,9 juta pengguna terdaftar.

Melalui layanan digital ini, masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan & e-commerce, top up e-money maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS.

Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.

“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” tegasnya.

Load More