- IHSG pada Kamis, 26 Februari 2026, sempat menguat di 8.351 lalu turun 0,07 persen ke 8.316 pukul 09.05 WIB.
- Perdagangan pagi itu mencatat transaksi 2,42 miliar saham senilai Rp 1,32 triliun dengan 189.800 kali frekuensi.
- Secara teknikal, IHSG diproyeksikan menguat terbatas antara level support 8.200 dan resistance 8.330.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan, Kamis, 26 Februari 2026 pagi. IHSG awalnya menguat ke level 8.351, tapi kemudian langsung merosot.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG terus justru berbalik menuju zona merah dengan turun 0,07 persen ke level 8.316.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,42 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,32 triliun, serta frekuensi sebanyak 189.800 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 230 saham bergerak naik, sedangkan 226 saham mengalami penurunan, dan 502 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, IFSH, SSTM, DIVA, KAQI, MEGA, IBOS, IKPM, SOTS, RMKO, RMKE, JAYA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, ROCK, MGLV, VISI, SCNP, SKBM, ELPI, IDEA, CARS, MMIX, KONI, SOCI.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Kamis, setelah sebelumnya ditutup di zona hijau.
Berdasarkan riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas, secara teknikal IHSG masih memiliki peluang menguat, namun ruang kenaikannya dinilai terbatas.
Baca Juga: Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 8.200 – 8.330," tulis Pilarmas dalam risetnya.
Dari sentimen global, Pilarmas menyoroti perkembangan terbaru dari Amerika Serikat serta kabar dari Asian Development Bank (ADB) yang dinilai turut memengaruhi dinamika pasar. Pergerakan pasar global tersebut berpotensi memberikan sentimen campuran terhadap IHSG dalam jangka pendek.
Dengan posisi indeks yang kini berada dekat area resistance 8.330, pelaku pasar disarankan mencermati potensi aksi ambil untung apabila penguatan tidak diikuti volume yang solid.
Adapun sejumlah saham yang masuk dalam stockwatch list Pilarmas hari ini antara lain BKSL, AHAP, dan AADI.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun