Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
Baca 10 detik
- Harga emas Antam per gram pada Kamis, 26 Februari 2026, mencapai Rp 3.039.000, naik Rp 16.000 dari hari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam juga meningkat Rp 16.000, menjadi Rp 2.818.000 per gram, belum termasuk PPh.
- Kenaikan harga emas dunia dipicu ketegangan geopolitik AS-Iran dan ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat.
Ketidakjelasan arah kebijakan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan turut menopang harga emas.
Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan Januari yang dijadwalkan terbit pada Jumat. Data tersebut dinilai penting untuk memberikan gambaran arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Secara konsensus, PPI utama diperkirakan naik 2,6 persen secara tahunan (YoY) pada Januari, sementara PPI inti diproyeksikan meningkat 3,0 persen YoY.
Apabila data inflasi produsen menunjukkan kenaikan lebih tinggi dari perkiraan, Dolar AS berpotensi menguat. Kondisi ini dapat memberikan tekanan terhadap harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, termasuk emas, dalam jangka pendek.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun