Ilustrasi kilang minyak milik Saudi Aramco. [Shutterstock]
Baca 10 detik
- Konfrontasi AS-Israel melawan Iran mengancam pasar komoditas global, memicu prediksi lonjakan harga minyak mentah dunia.
- Gangguan di Selat Hormuz, jalur vital seperlima konsumsi minyak global, berpotensi mendorong harga melewati ambang psikologis $100.
- OPEC+ sepakat meningkatkan kuota produksi mulai April untuk meredam kepanikan pasar, meskipun dampaknya diragukan jika terjadi pemblokiran fisik.
Langkah ini diambil sebagai upaya "pendinginan" agar harga tidak melambung liar yang dapat merusak pertumbuhan ekonomi global.
Namun, William Jackson, Kepala Ekonom Pasar Negara Berkembang di Capital Economics, menilai bahwa intervensi produksi mungkin tidak akan cukup jika gangguan fisik terjadi di Selat Hormuz.
"Jika konflik memengaruhi pasokan secara nyata, terutama melalui pemblokiran Selat Hormuz, hal itu dapat menyebabkan harga minyak melonjak hingga sekitar US$100 per barel," tegas Jackson dalam catatannya kepada klien.
Jika harga minyak menetap di level tinggi dalam waktu lama, dunia akan menghadapi tantangan inflasi yang berat.
Komentar
Berita Terkait
-
24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi
-
Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?
-
Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari