Suara.com - Ramadan adalah bulan yang membawa berkah. Tidak hanya dari sisi spiritual bagi umat Islam, namun mampu memberikan nilai ekonomi di berbagai lapisan masyarakat. Harita Nickel berpartisipasi secara berkesinambungan dalam menyokong dan mendorong roda perekonomian kerakyatan di regional Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dalam rangkaian kegiatan setempat dalam bulan suci ini. Yaitu lewat kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa pasar takjil dan sembako.
Kegiatan yang dimotori Harita Nickel ini berlangsung di dua lokasi. Yaitu pasar takjil di permukiman baru Desa Kawasi, sedangkan kegiatan bazar sembako Ramadan di Desa Soligi Pulau Obi, satu wilayah dengan site operasional Harita Nickel.
Dua kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Harita Nickel dalam menyokong visi misi Pemprov Malut di sasaran pembangunan provinsi, khususnya poin “Kemandirian Ekonomi dan Hilirisasi: Mendorong ekonomi berbasis produktivitas” dan “Ketahanan Sosial Budaya: Pembangunan Berkelanjutan”.
Selain itu, kegiatan ini juga menguatkan warna inklusivitas di kalangan warga. Tanpa sekat dan semakin dekat lewat kehadiran bazar takjil dan sembako.
Di permukiman baru Desa Kawasi, pasar takjil dan bazar Ramadan buka sepanjang bulan Ramadan setiap sore, bertajuk “Sapa Ramadan Harita Nickel”. Ada puluhan penjual (UMKM lokal) yang berjualan. Pasar selalu dipadati pengunjung, dan kegiatan ini sudah berlangsung tahun kedua. Kehadirannya bak magnet ekonomi.
Ibu Tina, salah satu pedagang lauk-pauk dan ketupat, mencatat omzet rata-rata Rp1 juta per hari sejak bazar dibuka. Senada Mila dan Tika, kakak beradik penjual aneka jajanan takjil.
Program subsidi diskon dari perusahaan terbukti mempercepat lakunya barang dagangan mereka, memberikan pemasukan lebih dari Rp1,5 juta dalam sehari untuk keduanya.
"Baru satu jam buka sudah mau habis. Subsidi ini sangat membantu menambah penghasilan kami. Harapannya bisa ramai terus sampai akhir Ramadan," ujar Mila
Community Development Harita Nickel, Suryo Aji menyatakan bahwa Bazar Sapa Ramadan ini melibatkan 35 pedagang takjil dan 10 pedagang sembako lokal.
Baca Juga: Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
"Pada hari biasa, perputaran uang berkisar Rp18 juta hingga Rp20 juta per hari. Angka ini melonjak tajam menyentuh Rp50 juta saat program diskon 50 persen diberlakukan," jelas Suryo Aji.
Ia menambahkan bahwa diskon separuh harga ini mereka gelar dua kali selama Sapa Ramadan melalui mekanisme subsidi. Pedagang tetap menerima bayaran penuh sesuai harga normal untuk akumulasi penjualan Rp500 ribu pertama mereka.
"Ini adalah cara kami menebar kebahagiaan sekaligus memberikan stimulus ekonomi langsung kepada mitra UMKM lokal," tandasnya.
Salah satu pembelanja Bazar Sapa Ramadan, Abdul Khamis Muis, seorang karyawan Harita Nickel menyatakan bahwa kehadiran bazar ini tidak hanya memudahkan akses kebutuhan pokok murah, tetapi juga menjadi pengobat rindu pada kuliner kampung halaman.
“Hampir setiap sore, saya dan teman-teman berburu takjil di sini. Sekarang sudah jadi kebiasaan. Jajanannya enak-enak, dan buat kami ini sekaligus mengobati kerinduan akan kampung halaman,” jelas Abdul Khamis Muis.
Kemudian untuk Bazar Ramadan di Desa Soligi, kegiatan berlangsung pada 20-23 Februari 2026. Acara ini adalah komitmen Harita Nickel dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Berita Terkait
-
Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange