- Rupiah melemah pada penutupan Senin, 9 Maret 2026, ditutup di Rp 16.949 per dolar AS.
- Pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen geopolitik global yang mendorong peningkatan sikap risk off pasar.
- Meskipun Bank Indonesia telah melakukan intervensi, pelemahan rupiah diperkirakan berlanjut selama konflik geopolitik berlangsung.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terus melanjutkan pelemahan pada penutupan Senin, 9 Maret 2026 . Bahkan mata uang Garuda sempat tembus ke level Rp 17.017 pada pembukaan pagi tadi.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Spot ditutup Rp 16.949 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mata uang Indonesia pun melemah 0,14 persen dibanding penutupan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di level Rp 16.992 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.974 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah disebabkan imbas sentimen geo politik yang masih memanas.
"Iya, geopolitik yg memicu sentimen risk off besar," kata dia saat dihubungi Suara.com.
Meskipun, Bank Indonesia (BI) sudah melakukan intervensi belum bisa membuat rupiah bangkit. Bahkan pelemahan rupiah masih akan terus berlangsung lama.
"BI ada intervensi sehingga mengurangi perlemahan. Rupiah akan terus tertekan selama perang masih berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, mayoritas mata uang kompak melemah terhadap dolar AS sore ini. Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,81 persen, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,66 persen.
Lalu rupee India melemah 0,58 persen, baht Thailand melemah 0,56 persen, won Korea melemah 0,52 persen.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Rp17.000 per Dolar, APBN Terancam Tertekan Harga Minyak
Diikuti ringgit Malaysia melemah 0,42 persen, yen Jepang melemah 0,38 persen. Dolar Singapura melemah 0,21 persen, yuan China melemah 0,15 persen
Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS sore ini dengan kenaikan 0,12 persen.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 99,27, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 98,98.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju
-
OJK Siapkan Tiga Kebijakan Strategis, Dorong Tokenisasi Aset dan Stablecoin Nasional