- Hingga 2025, total investasi KEK telah mencapai Rp336 triliun, menyerap 249 ribu orang tenaga kerja.
- Realisasi investasi 25 KEK di 2025 mencapai Rp82,6 triliun, setara 98 persen dari target ditetapkan.
- Wilayah KEK menarik investasi 77% lebih tinggi dan menciptakan lapangan kerja 4% lebih banyak dibanding non-KEK.
Suara.com - Pemerintah melaporkan kalau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah menyerap investasi Rp 336 triliun hingga tahun 2025. Sejak dibentuk tahun 2012, KEK juga mampu menyerap tenaga kerja 249 ribu orang.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang bercerita kalau dari total 25 KEK yang sudah ada, realisasi investasi di lokasi ini mencapai Rp 82,6 triliun untuk tahun 2025.
Angka ini setara dengan 98 persen dari target yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk penyerapan tenaga kerja, 25 KEK telah menampung 88.591 orang sepanjang tahun 2025.
"Capaian ini menunjukkan bahwa KEK ini terus berkembang sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong peningkatan investasi dan juga menciptakan lapangan kerja di tanah air," katanya dalam Media Gathering yang digelar di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Mengutip riset LPEM FEB UI dan Prospera, Edwin menjelaskan kalau wilayah atau daerah yang memiliki KEK mampu menarik investasi lebih tinggi hingga 77 persen dibanding wilayah non KEK.
"Sebagai ilustrasinya, bila di suatu wilayah tanpa KEK ini mampu menarik investasi sebesar Rp 10 triliun rupiah, maka wilayah dengan KEK ini mampu menarik investasi sekitar Rp 17-18 triliun. Jadi dibandingkan dengan yang non KEK ini bisa lebih 77 persen," papar dia.
Selain itu, wilayah atau daerah yang memiliki KEK juga mampu menciptakan lapangan kerja 4 persen lebih banyak dibandingkan wilayah non KEK, serta menyerap tenaga kerja langsung 52 persen lebih besar dari proyek-proyek investasi yang ada di wilayah yang tak memiliki KEK.
"Apabila dalam proyek investasi di suatu wilayah yang tidak memiliki KEK ini bisa menyerap sekitar 10 ribu pekerja, maka di wilayah dengan KEK jumlah terlibat ini bisa mencapai sekitar 15 ribu orang," imbuhnya.
Lebih lanjut Edwin menyebut, KEK diproyeksikan sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Baca Juga: Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh
"KEK tidak hanya berfungsi sebagai kawasan industri, tapi juga sebagai pusat investasi dan juga inovasi yang mendorong hilirisasi sumber daya alam, memperkuat daya saing ekspor, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di berbagai daerah," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh
-
Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok
-
Harga Energi Global Terus Dipantau, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi APBN Tetap Terkendali
-
Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS
-
Dapat THR Sebaiknya Investasi Apa? Ini 4 Pilihan yang Cocok
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik