- Citi Indonesia melalui IWN memfasilitasi diskusi interaktif dengan pemimpin perempuan untuk pengembangan karier karyawan.
- Diskusi tersebut menekankan pentingnya kepemimpinan tangkas dan tanggung jawab tim untuk pengambilan keputusan dinamis.
- Program Citi IWN bertujuan memberdayakan perempuan melalui pengembangan profesional, pendampingan, dan kegiatan jejaring yang mendukung karier.
Suara.com - Citi Indonesia dorong perempuan untuk menjadi pemimpin yang berkualitas dalam suatu perusahaan. Hal dilakukan dalam mempersenjatai karyawannya agar tetap adaptif dan relevan dalam setiap perubahan zaman.
Country Counsel, Citi Indonesia, Vera Sihombing, mengatakan melalui kelompok afinitas karyawan Citi Indonesia Women Network (IWN) menghadirkan berbagai perspektif dari para pemimpin perempuan di berbagai sektor industry dalam format diskusi interaktif. Hal ini guna memberikan ilmu dalam mengembangkan karier sebagai pemimpin
" Kami berbagi pengalaman pribadi, strategi leadership, serta wawasan mengenai pentingnya memiliki kepemimpinan yang tangkas (agile leadership) untuk menghasilkan pengaruh positif, kemampuan untuk mengambil keputusan yang lebih dinamis, dan dampak yang berkelanjutan di perusahaan maupun masyarakat," katanya di Gedung Citi Indonesia, Jumat (14/3/2026).
Dia menambahkan bahwa Citi untuk mencapai jabatan pemimpin harus memiliki kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan. Terutama, memiliki sifat tanggung jawab dan selalu bekerjasama secara tim dalam mengembangkan ide yang inovatif.
"Seperti saya yang bisa ikut projek, dimana saya memperlihatkan kemampuan saya melalui orang lain. And let my work speak for itself adalah cari kesempatan dimana you will shine. Oke, terima kasih. Jadi emang musti komunikasi, dan juga do your homework," jelasnya.
Sebagai informasi, Citi IWN sendiri merupakan kelompok afinitas karyawan yang didirikan dan dipimpin oleh karyawan perempuan. Sejalan dengan misi ‘Empowering Women to Lead with Passion, Inspire with Purpose and Thrive in Harmony’, Citi IWN berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui berbagai program pengembangan profesional, pendampingan, serta kegiatan jejaring (networking) dan komunitas yang mendukung pertumbuhan karier para perempuan.
Berita Terkait
-
Citi Indonesia Raup Laba Bersih Rp 1,3 Triliun di Kuartal II 2025
-
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 2,6 Triliun Sepanjang Tahun 2024
-
Citi Indonesia Raih Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Kuartal III-2024
-
Lepas dari Bisnis Konsumer, Citi Indonesia Raih Laba Rp 1,3 Triliun di Semester I-2024
-
Bos Citi Indonesia Sebut AI Berpotensi Tambah Cuan Perbankan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana