- Bear Brand gandeng Grab & 900 masjid salurkan ratusan ribu susu steril selama Ramadan 2026.
- Edukasi "Minum 1 Kaleng Saat Sahur" jadi solusi praktis penuhi asupan gizi selama berpuasa.
- Inisiatif ini dukung stamina pekerja mobilitas tinggi dan jamaah masjid agar tetap bertenaga.
Suara.com - Menjaga stamina dan pemenuhan gizi menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang tetap aktif bekerja dan beribadah di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Memahami kondisi tersebut, Bear Brand salah satu produk dari Nestle menyalurkan ratusan ribu produk susu steril di berbagai titik strategis.
Tahun ini, Bear Brand berkolaborasi dengan platform layanan on-demand Grab serta lebih dari 900 masjid di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk memberikan dukungan nutrisi nyata bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, mulai dari pekerja kantoran, pengemudi ojek online, hingga jamaah yang menjalankan ibadah tarawih dan i’tikaf.
Business Executive Officer Adult Dairy Bear Brand, Mirna Tri Handayani mengungkapkan bahwa kebiasaan sederhana seperti memperhatikan asupan saat sahur memiliki dampak besar bagi ketahanan tubuh sepanjang hari.
"Melalui berbagai inisiatif yang kami hadirkan selama Ramadan, Bear Brand ingin menghadirkan dukungan yang nyata bagi masyarakat agar tetap bertenaga. Salah satu langkah praktis yang dapat dilakukan adalah membiasakan ‘Minum 1 Kaleng Bear Brand saat Sahur’ untuk membantu melengkapi kebutuhan gizi," ujar Mirna dalam keterangannya.
Selain edukasi mengenai pentingnya asupan protein saat sahur, Bear Brand juga membagikan tips menjaga kebugaran selama Ramadan, di antaranya:
Konsumsi Karbohidrat Kompleks dan Protein: Memilih nasi merah atau gandum serta protein susu untuk energi yang lebih stabil.
- Hidrasi Teratur: Mengatur pola minum antara waktu berbuka hingga sahur guna mencegah dehidrasi.
- Manajemen Aktivitas Fisik: Melakukan olahraga ringan seperti stretching atau jalan santai di waktu yang tepat.
- Kualitas Istirahat: Menjaga jam tidur atau melakukan power nap untuk memulihkan fokus.
Program kolaborasi ini disambut positif oleh para mitra di lapangan. Wahyudi, salah satu pengemudi GrabCar, mengaku terbantu dengan adanya inisiatif ini. "Sebagai pengemudi, kami tetap bekerja melayani penumpang. Program ini membantu kami dan masyarakat menambah energi setelah beraktivitas seharian," katanya.
Senada dengan itu, Ayu, salah satu jamaah di Masjid Istiqlal, menyebutkan bahwa pembagian susu steril sangat bermanfaat bagi para pekerja yang langsung datang ke masjid untuk beribadah setelah pulang kantor.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Antar 689 Warga Kepulauan Seribu Pulang Kampung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya
-
Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad
-
Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini
-
Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026
-
GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global
-
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi
-
Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!
-
Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?
-
Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS
-
Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing