Bisnis / Energi
Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB
Sejumlah orang di dekat reruntuhan gedung pasca - gempa bumi, Kamis (2/4/2026). [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • PLTP Lahendong unit 1-6 tetap beroperasi stabil pasca gempa berkekuatan 7,3 SR di Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026).
  • Pihak manajemen memastikan seluruh pekerja dalam kondisi aman serta tidak ditemukan dampak kerusakan pada lingkungan sekitar lokasi.
  • PGE Area Lahendong terus memantau operasional dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pasokan listrik tetap berjalan optimal.

Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyebut, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong (Unit 1-6) tetap beroperasi secara stabil, pasca - gempa bumi dengan magnitudo 7,3 Skala Richter (SR) yang terjadi di Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026) pukul 06.48 WITA.

General Manager PGE Area Lahendong, Novi Purwono, menyebut saat gempa terjadi pihaknya melakukan monitoring menyeluruh terhadap kondisi operasional, aset, serta keselamatan pekerja dan lingkungan.

"Dari sisi operasional, seluruh unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong (Unit 1-6) tetap beroperasi secara stabil. Selain itu, dari aspek lingkungan, tidak terdapat indikasi gangguan maupun dampak signifikan akibat kejadian gempa. Seluruh sistem pengamanan lingkungan dan operasional tetap berjalan sesuai standar yang berlaku," kata Novi lewat keterangannya pada Jumat (3/4/2026).

Novi menyebut, seluruh pekerja PGE Area Lahendong dilaporkan dalam kondisi aman. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan serta memantau kondisi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dengan tetap memprioritaskan protokol keselamatan, operasional pasokan uap dan listrik untuk wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dipastikan tetap berjalan optimal.

Sebagai langkah antisipasi PGE Area Lahendong akan terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga keandalan operasi serta keselamatan lingkungan sekitar.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan respons yang cepat dan tepat terhadap kondisi pasca - gempa ini," kata Novi.

Load More