- Produksi perikanan nasional tahun 2025 mencapai 26,25 juta ton, menjadikannya capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir bagi Indonesia.
- Nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 6,27 miliar dolar AS, angka tertinggi dalam lima tahun.
- Menteri Kelautan dan Perikanan memastikan ketersediaan pasokan ikan nasional dalam kondisi aman hingga periode Juni tahun 2026 mendatang.
Suara.com - Produksi kelautan dan perikanan nasional terus menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, produksi sektor tersebut mencapai 26,25 juta ton atau tumbuh sekitar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dalam rapat kerja di Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (7/4/2026), mengatakan pertumbuhan ini merupakan rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Produksi mencapai 26,25 juta ton, menjadi capaian tertinggi yang terdiri atas 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya,” ujar Trenggono.
Selain produksi, nilai ekspor produk perikanan Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2025, nilai ekspor tercatat mencapai 6,27 miliar dolar AS, yang menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Trenggono menambahkan, di tengah dinamika geopolitik global dan fenomena perubahan iklim, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap berkomitmen memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, khususnya dari sektor perikanan.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik,” ujarnya.
Trenggono memaparkan untuk periode April hingga Desember 2026, KKP memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton.
"Angka ini terdiri dari kontribusi produksi ikan tangkap sebesar 5,42 juta ton, serta produksi ikan budidaya sebesar 5,15 juta ton," ucapnya.
Selain itu, KKP juga terus memantau komoditas utama perikanan di delapan kota besar, di antaranya di Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Bandar Lampung, dan Medan. Ia menegaskan status ketersediaan ikan secara nasional periode April-Juni 2026 dalam kondisi aman.
Baca Juga: Perkuat Peluang Usaha Perikanan bagi PMI Korea Selatan, Mandiri Sahabatku Perdana Hadir di Ansan
“Berdasarkan hasil pemantauan, kami dapat melaporkan bahwa status ketersediaan ikan berada pada kategori aman hingga Juni 2026,” katanya.
Berita Terkait
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Larang Bongkar Pagar Laut, Trenggono Punya Harta Rp 2,6 T, Miliki Julukan 'Bos Menara'
-
Sepakat Bongkar Pagar Laut Tangerang, Menteri KKP Trenggono Kini Menghadap Prabowo di Istana
-
Alasan Bentrok Agenda Lain, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pilih Absen Panggilan KPK
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!