- MSP menargetkan smelter berbasis 100% energi terbarukan sebagai langkah konkret dekarbonisasi sektor tambang.
- Transformasi tambang dilakukan melalui penggunaan alat berat zero emission dan elektrifikasi proses produksi.
- Strategi ini menandai pergeseran industri tambang dari sumber emisi menjadi bagian dari solusi energi bersih.
Suara.com - Industri tambang nasional mengarah gunakan energi bersih untuk fasilitas smelter. Salah satunya, PT Mitra Stania Prima (MSP), perusahaan di bawah Arsari Tambang, menargetkan penggunaan 100 persen energi terbarukan di fasilitas smelter dalam waktu dekat
Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo PS Djojohadikusumo, menyebut penggunaan energi terbarukan sepenuhnya menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan.
"Insyaallah tahun depan kami menargetkan penggunaan 100 persen renewable energy di smelter. Ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan kualitas lingkungan," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Adapun, Target ini setelah perusahaan meraih dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, yakni Proper Emas dan Green Leadership Proper.
Menurut Aryo, pengunaan energi terbarukan tersebut tidak hanya berdampak pada operasional perusahaan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah tambang.
"Dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat adalah kualitas udara yang semakin bersih.
Ini merupakan bagian dari komitmen kami menuju net zero, yakni tidak menghasilkan pencemaran udara maupun air. Alhamdulillah, hal ini sudah mulai dirasakan masyarakat sekitar dan ke depan akan terus kami tingkatkan," bebernya.
Tak berhenti di sektor hilir, perusahaan juga mulai mendorong transformasi di sektor hulu pertambangan. Saat ini, unit tambang MSP telah meraih Proper Hijau dan ditargetkan naik menjadi Proper Emas melalui berbagai inovasi teknologi.
"Saat ini unit tambang kami sudah meraih Proper Hijau. Ke depan, kami akan mendorong peningkatan menjadi Proper Emas dengan penggunaan alat berat zero emission dan elektrifikasi di seluruh proses produksi," jelasnya.
Baca Juga: Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Aryo menegaskan, seluruh upaya tersebut bukan semata untuk meraih penghargaan, melainkan sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan.
"Kami melakukan semua ini bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, tetapi sebagai komitmen untuk tidak mencemari lingkungan. Integritas adalah harga mati sekarang dan selamanya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?
-
Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia