- Badan Gizi Nasional mengklarifikasi pengadaan 21.801 unit motor listrik sebagai sarana operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
- Menteri Keuangan akan memeriksa kembali anggaran pengadaan motor tersebut karena usulan sebelumnya sempat ditolak oleh kementerian.
- Komisi IX DPR RI mengkritik pengadaan tersebut sebagai potensi pemborosan dan berencana memanggil Badan Gizi Nasional untuk klarifikasi.
Suara.com - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video viral yang memperlihatkan tumpukan ribuan sepeda motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di sebuah gudang luas.
Video tersebut memicu polemik mengenai urgensi pengadaan kendaraan di tengah fokus pemerintah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menanggapi kegaduhan tersebut, muncul sejumlah fakta dan pernyataan dari berbagai pihak otoritas. Berikut adalah rangkuman fakta lengkap terkait polemik tersebut:
1. Jumlah Unit yang Sebenarnya: 21.801 Unit
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa jumlah motor listrik tersebut mencapai 70.000 unit dan khusus dialokasikan untuk wilayah Jawa Barat.
Namun, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi tegas bahwa angka tersebut tidak benar.
Hingga saat ini, realisasi total pengadaan adalah sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang dipesan melalui anggaran tahun 2025. Proses pengadaan sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.
2. Isu Penolakan Anggaran oleh Kementerian Keuangan
Fakta mengejutkan datang dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengungkapkan bahwa usulan anggaran untuk pengadaan motor listrik dan komputer untuk program MBG sebenarnya pernah diajukan tahun lalu dan ditolak oleh Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh
Menkeu menegaskan akan mengecek kembali detail anggaran pengadaan yang terealisasi saat ini.
Menurutnya, meski pengadaan kendaraan tidak sepenuhnya dilarang, prioritas utama anggaran MBG seharusnya difokuskan pada penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, bukan pada sarana operasional yang masif.
3. Fungsi Operasional untuk Kepala SPPG
Pihak BGN menjelaskan bahwa ribuan motor tersebut belum didistribusikan kepada pengguna. Kendaraan ini direncanakan sebagai sarana penunjang operasional bagi para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.
Saat ini, seluruh unit motor masih dalam proses administrasi untuk dicatat secara resmi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum nantinya disalurkan ke lapangan. Besar kemungkinan, jika BMN maka pemilik SPPG yang berhak atas motor tersebut tidak perlu membayar pajak (khususnya PBB dan BPHTB) jika digunakan untuk kepentingan umum, penyelenggaraan pemerintahan, atau tidak bertujuan komersial
4. DPR Soroti Potensi Pemborosan dan Pelanggaran Tata Kelola
Berita Terkait
-
Motor Listrik MBG untuk Apa? Kepala SPPG Dapat Kendaraan Dinas Mewah
-
Motor Listrik MBG Merek Apa? Model Trail Harga Fantastis Setara Mobil Xenia Bekas
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
Bikin Pangling! Penampilan Terbaru Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Omongan: Kurus Banget Pak
-
Kronologi Video Viral Pungli Satpol PP di Rasuna Said: Pedagang Marah dan Ancam Petugas
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!