- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi maraknya penawaran jasa joki pengisian Coretax oleh pihak luar kepada wajib pajak.
- Desain sistem Coretax dinilai sulit digunakan oleh masyarakat umum sehingga muncul peluang bisnis jasa pengisian SPT tersebut.
- Kementerian Keuangan berencana memperbaiki sistem Coretax guna meningkatkan kemudahan akses, namun pembenahan dilakukan setelah periode pelaporan SPT berakhir.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal banyaknya pengguna media sosial menawarkan joki Coretax beberapa waktu belakangan. Mereka menawarkan jasa pengisian platform milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.
Menkeu Purbaya menilai kalau jasa pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak di Coretax muncul karena ada peluang. Lebih lagi lapor SPT diakuinya sulit untuk orang biasa.
"Ya itu kalau di (prinsip) ekonomi kan, kalau ada suatu kesempatan pasti ada yang masuk ke situ. Ke depan kita betulin sehingga Coretax enggak perlu pakai joki lagi," kata Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Rabu (8/4/2026).
Bendahara Negara juga blak-blakan kalau desain Coretax sulit dipakai para wajib pajak. Maka dari itu muncul jasa joki Coretax yang membuat pemakaiannya lebih simpel.
"Desainnya agak cacat rupanya, desainnya agak sulit dipakai orang biasa. Sehingga ada joki atau software interface yang bisa menghubungkan Coretax dengan orang luar," lanjutnya.
Kendati begitu Purbaya memastikan Kemenkeu bakal memperbaiki Coretax, namun tidak dalam waktu dekat. Sebab tenggat waktu lapor SPT Pajak Tahunan berakhir pada 30 April 2026.
Ia juga baru mengetahui permasalahan di Coretax sebulan lalu. Makanya pembenahan itu memerlukan waktu.
"Nanti kita betulin. Sekarang terlalu cepat, terlalu pendek waktunya kita betulin. Karena saya baru tahu sebulan yang lalu, kurang lebih sebulan lah, bahwa ada ruang untuk orang masuk di tengah Coretax sana. Ini seperti Coretax diciptakan kelemahan supaya ada bisnis di tengah. Nanti saya beresin," jelasnya.
Baca Juga: KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara
Berita Terkait
-
KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara
-
Bikin Pangling! Penampilan Terbaru Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Omongan: Kurus Banget Pak
-
Sebut APBN Masih Kuat, Purbaya Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
-
Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif
-
Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!