- H&M tutup 160 toko global pada 2026 demi efisiensi dan fokus ke e-commerce.
- Laba kuartal I-2026 turun tipis akibat transisi penutupan lokasi fisik.
- Belanja online kini sumbang 30% pendapatan, H&M incar profit lebih tinggi.
Suara.com - Raksasa ritel fesyen asal Swedia, H&M mengumumkan bahwa sebanyak 160 gerai fisik dijadwalkan bakal gulung tikar sepanjang tahun 2026. Langkah ekstrem ini disebut sebagai bagian dari transformasi besar-besaran perusahaan untuk beralih sepenuhnya ke ekosistem digital.
Mengutip laporan The Sun, Rabu (8/4/2026), kebijakan ini sebenarnya bukan barang baru. Sebelumnya, H&M telah mencoret 163 lokasi dari peta operasional global mereka. Strateginya jelas: tinggalkan toko yang "berdarah-darah" dan suntik modal ke lokasi yang paling mendatangkan cuan.
Keputusan pahit ini rupanya mulai terasa di pembukuan perusahaan. Pada kuartal I-2026, H&M mencatatkan sedikit penurunan laba. Manajemen mengakui bahwa proses bongkar pasang portofolio ini memang memakan biaya yang tidak sedikit.
"Optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal I-2026 karena penutupan dan pembangunan kembali toko," tulis manajemen H&M dalam laporan resminya.
Namun, manajemen tetap optimistis. Penutupan 160 toko ini diprediksi akan memberikan efek positif pada sisa tahun 2026. Targetnya sederhana namun krusial: menekan biaya operasional termasuk beban gaji karyawan—demi margin keuntungan yang lebih tebal.
Saat ini, belanja daring (online shopping) sudah menyumbang 30 persen dari total pendapatan H&M. Angka ini menjadi alasan kuat mengapa toko fisik kini dianggap sebagai beban jika tidak berkinerja maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN
-
Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara
-
Gangguan Listrik Sumatra Jadi Momentum Perkuat Infrastruktur PLN
-
Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!
-
BTN Tawarkan 10.000 Hunian Second Dengan Harga di Bawah Pasar Pada Lelang Akbar BTN 2026
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
-
Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam
-
IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau