- IHSG naik 1,11 persen ke 7.388 dengan mayoritas saham menguat, didukung aktivitas transaksi yang cukup tinggi.
- Kenaikan bursa AS, penurunan yield obligasi, dan melemahnya dolar AS memberi dorongan positif bagi pasar saham Indonesia.
- IHSG diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan reli seiring kondisi global yang kondusif dan aliran modal ke emerging markets.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih lari kencang menguat pada awal perdagangan Jumat, 10 April 2026. IHSG melesat ke level 7.346.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG terus meluncur ke atas dengan naik 1,11 persen ke level 7.388.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,80 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,05 triliun, serta frekuensi sebanyak 130.800 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 355 saham bergerak naik, sedangkan 139 saham mengalami penurunan, dan 465 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, WBSA, TRUK, PNSE, RANC, MEGA, ROCK.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, HDFA, IPAC, BDNMN, NIRO, BRRC, PMUI, CTTH.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, seiring sentimen positif dari pasar global yang masih terjaga.
Berdasarkan riset Samuel Sekuritas Indonesia, pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Kamis (9/4/2026). Indeks Dow Jones naik 0,58 persen, S&P 500 menguat 0,62 persen, dan Nasdaq melesat 0,83 persen.
Baca Juga: Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket
"Kenaikan tetap berlanjut meskipun harga minyak meningkat, seiring optimisme bahwa ketegangan geopolitik masih dapat terkendali sehingga menopang sentimen investor," tulis riset tersebut.
Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat turun 0,37 persen menjadi 4,275 persen. Di sisi lain, indeks dolar AS juga melemah 0,32 persen ke level 98,82, memberikan ruang bagi aliran modal ke pasar berkembang, termasuk Indonesia.
Dengan kondisi tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan.
"Hari ini, kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring sentimen positif dari pasar global dan regional," lanjut riset tersebut.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa
-
Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI
-
Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital
-
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI