- PT Denera dibentuk sebagai induk untuk mengonsolidasikan seluruh proyek pengolahan sampah menjadi energi di berbagai daerah.
- Struktur holding ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan proyek sekaligus menarik investor domestik dan global.
- Proyek Waste to Energy diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk usaha baru yaitu PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera). Perusahaan ini untuk mengelola proyek pengolahan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di Indonesia.
Pembentukan entitas ini menjadi langkah strategis untuk mengonsolidasikan seluruh kegiatan investasi, pengembangan, hingga operasional proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai daerah.
PT Denera yang resmi berdiri pada 1 April 2026 akan berperan sebagai perusahaan induk bagi Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) PSEL, yang merupakan hasil kerja sama antara Denera dan konsorsium mitra terpilih.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan pembentukan holding ini bertujuan memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan efisiensi proyek pengelolaan sampah di Tanah Air.
"Pembentukan PT Denera merupakan wujud komitmen Danantara Indonesia untuk membangun struktur kelembagaan yang kuat dan transparan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi di Indonesia. Dengan adanya PT Denera, kami dapat memastikan standar operasional, tata kelola investasi, serta koordinasi dengan mitra domestik dan internasional berjalan secara lebih efektif dan akuntabel," ujar Pandu dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, kehadiran PT Denera juga diharapkan mampu menarik partisipasi investor, baik dari dalam maupun luar negeri, sekaligus mendorong transfer teknologi dalam pengolahan sampah secara terintegrasi.
"Dengan PT Denera, kami menciptakan platform investasi yang terstruktur dan berdaya saing tinggi. PT Denera juga akan berperan sebagai katalis pengelolaan sampah di hulu dan mengelola berbagai tipe sampah," tambah Pandu.
Pembentukan PT Denera sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mendorong pengelolaan sampah perkotaan melalui konversi menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Program PSEL yang dijalankan Danantara menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di sejumlah kota di Indonesia, sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Baca Juga: Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
-
Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768
-
Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?
-
Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit
-
SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24