- PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten pertama tahun 2026.
- Perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar Rp302,4 miliar melalui penawaran 1,8 miliar saham dengan kelebihan permintaan investor.
- Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk akuisisi sektor angkutan laut serta meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional perusahaan.
Suara.com - PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Jumat (10/4/2026).
Emiten logistik terintegrasi ini mencetak sejarah sebagai perusahaan pertama yang melantai di bursa pada tahun 2026.
Langkah korporasi ini mendapat sambutan luar biasa dari para investor. Selama masa penawaran umum, saham perusahaan berkode calon emiten ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 386,86 kali.
Dalam aksi korporasi ini, Perseroan menawarkan sebanyak 1.800.000.000 (1,8 miliar) saham baru.
Jumlah tersebut setara dengan 20,75 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham, BSA Logistics berhasil menghimpun dana segar mencapai Rp302,4 miliar.
Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk, Edwin Wibowo, mengungkapkan bahwa perolehan dana ini akan menjadi mesin penggerak utama bagi ekspansi perusahaan di masa depan.
"Dana hasil IPO ini akan kami gunakan untuk mendukung strategi ekspansi, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat layanan logistik end-to-end kami," ujar Edwin di Gedung BEI, Jumat (10/4/2026).
Selain untuk akuisisi, dana tersebut juga dialokasikan sebagai belanja modal (capital expenditure) guna meningkatkan kapasitas operasional serta efisiensi layanan perusahaan.
Didirikan pada tahun 2021, BSA Logistics telah berkembang pesat sebagai penyedia layanan logistik multimoda yang mencakup angkutan darat, freight forwarding, pergudangan, hingga depo petikemas. Edwin optimistis potensi industri logistik di tanah air masih sangat terbuka lebar.
Baca Juga: BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Siapa Saja?
"Mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas konsumsi domestik, kebutuhan akan layanan logistik yang terintegrasi menjadi sangat krusial. Melalui IPO ini, kami ingin memperkuat posisi dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi dan ekonomi nasional," jelas Edwin.
Pencatatan saham ini dianggap sebagai tonggak penting bagi Perseroan dalam memperkuat struktur permodalan dan mengakselerasi jangkauan pasar.
Dengan dukungan infrastruktur yang solid serta adopsi teknologi terkini, BSA Logistics optimis dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.
Sebagai informasi, riset internal perusahaan menunjukkan bahwa model bisnis yang terintegrasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan logistik global yang semakin kompleks.
Melantainya BSA Logistics di bursa, diharapkan kompetisi dan kualitas layanan logistik di Indonesia akan semakin meningkat.
Berita Terkait
-
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
-
Masuk Ekosistem 'Sultan' Kalsel, Pengendali Baru Emiten ASLI Gelar Tender Offer Rp 475 M
-
BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen
-
BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Emiten pada Januari 2026, Mayoritas Gara-gara Ini
-
OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik
-
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET
-
Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik
-
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
-
Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik
-
Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata
-
Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram
-
Strategi Hery Gunardi Bawa Transformasi BRI Menuju Era Perbankan Modern dan Inklusif
-
Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083