- Penutupan wilayah udara China berpotensi mengurangi arus wisata global, sehingga pemerintah berupaya menjaga masyarakat tetap bepergian.
- Menhub menegaskan setiap negara memiliki kondisi berbeda, sehingga Indonesia tetap menghormati langkah yang diambil China.
- Penutupan 40 hari tanpa penjelasan memicu spekulasi sebagai sinyal latihan militer besar, yang juga berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan dampak penutupan sebagian wilayah udara China selama 40 hari. Salah satunya dampaknya pada sektor pariwisata.
"Jadi kita menjaga sedemikian rupa supaya masyarakat Indonesia masih berpergian karena kita juga mengantipasi kalau terjadinya pengurangan arus wisata dari mana-mana," ujarnya saat ditemui di Habitate, Jakarta seperti yang dikutip Jumat (10/4/2026).
Namun, demikian, Menhub tetap menghormati kebijakan yang dikeluarkan oleh negeri tirai bambu tersebut. Pasalnya, ia menilai setiap kondisi negara berbeda-beda.
"Kondisi masing-masing negara itu kan berbeda. Kemarin (saat Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara) disampaikan bahwa kondisi kita kan lebih baik dari negara-negara lain," bebernya.
Untuk diketahui, Pemerintah China secara tiba-tiba menutup sebagian wilayah udara di lepas pantai Shanghai selama 40 hari tanpa memberikan penjelasan resmi. Langkah ini memicu spekulasi luas terkait potensi aktivitas militer berskala besar.
Dikutip dari The Washington Post, zona larangan terbang tersebut diumumkan melalui pemberitahuan penerbangan atau notice to airmen (NOTAM), yang biasanya digunakan untuk mendahului latihan militer atau uji coba rudal oleh China.
Zona pembatasan ini berlaku mulai 27 Maret hingga 6 Mei 2026 dan mencakup area sekitar 340 mil yang terbagi dalam lima wilayah berbeda. Namun, tidak ada alasan resmi yang disampaikan terkait penutupan wilayah udara dalam durasi yang tidak biasa tersebut.
Sejumlah analis militer menilai langkah ini merupakan indikasi kuat bahwa China tengah bersiap menggelar latihan militer besar. Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait aktivitas tersebut.
Mantan Kapten Angkatan Laut AS, Jim Fanell, mengatakan zona penutupan ini kemungkinan berkaitan dengan latihan militer seperti Justice Mission Exercises yang sebelumnya melibatkan manuver besar angkatan laut dan udara di sekitar Taiwan.
Baca Juga: Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
"Kemungkinan besar terkait dengan latihan yang akan datang seperti Latihan Misi Keadilan sebelumnya", ujarnya.
Sementara itu, pakar China dari International Assessment and Strategy Center, Rick Fisher, menilai durasi 40 hari memberi peluang bagi militer China untuk melatih operasi berkelanjutan dengan intensitas tinggi.
Ia juga menyebut lokasi zona pembatasan dapat digunakan untuk menghambat pergerakan pasukan AS dari Korea Selatan menuju kawasan operasi di sekitar Taiwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah