- BPH Migas memastikan pasokan gas bumi di Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam kondisi optimal untuk kebutuhan nasional.
- Pasokan gas mencapai 172 BBTUD dari sejumlah lapangan besar melalui integrasi infrastruktur pipa transmisi yang sudah terhubung baik.
- Optimalisasi gas bumi bertujuan mendukung transisi energi serta menekan ketergantungan terhadap impor LPG demi memperkuat ketahanan energi nasional.
Suara.com - BPH Migas memastikan pasokan gas bumi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah saat ini berada dalam kondisi optimal, dengan tingkat pemanfaatan yang tinggi untuk mendukung kebutuhan energi nasional.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyebut stabilitas produksi serta keandalan distribusi menjadi faktor utama dalam menjaga pasokan tetap aman bagi sektor industri hingga masyarakat.
“Kestabilan produksi gas bumi dan keandalan penyalurannya menjamin terpenuhinya kebutuhan energi bagi sektor industri dan masyarakat,” ujarnya dilansir dari laman Antara, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Wahyudi, optimalisasi pemanfaatan gas bumi ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam mendorong energi yang lebih bersih dan efisien.
“Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai tulang punggung transisi energi,” jelasnya.
Pasokan gas di wilayah tersebut berasal dari sejumlah lapangan besar seperti Lapangan Jambaran Tiung Biru dan Banyu Urip, serta wilayah Blok Cepu yang dikelola oleh ExxonMobil Cepu Limited. Total suplai mencapai sekitar 172 BBTUD.
Distribusi Gas Menjangkau Semua Sektor
BPH Migas mencatat bahwa pemanfaatan gas bumi di Jawa Timur mencakup berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, UMKM, hingga industri besar.
Realisasi penyaluran gas bahkan mencapai 440,33 BBTUD pada akhir 2025, mencerminkan tingginya tingkat konsumsi dan kebutuhan energi di kawasan tersebut.
Baca Juga: Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
“Utilitas dan keandalan pasokan sangat terjamin, sehingga tidak terjadi gangguan pada konsumen,” tambah Wahyudi.
Optimalisasi pasokan juga didukung oleh integrasi infrastruktur pipa transmisi gas di Pulau Jawa yang semakin terhubung.
Jalur distribusi yang menghubungkan berbagai wilayah seperti Gresik hingga Cirebon memungkinkan distribusi gas lebih merata dan efisien.
“Pipa transmisi gas bumi di Pulau Jawa sudah terintegrasi dengan baik, dan kapasitasnya masih bisa terus dioptimalkan,” kata Wahyudi.
Kurangi Impor LPG dan Dorong Produksi Nasional
Pemanfaatan gas bumi yang maksimal dinilai dapat menekan ketergantungan terhadap impor LPG, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Berita Terkait
-
Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH
-
Krisis Energi Global, Kendaraan Listrik Jadi Alternatif di Tengah Risiko Kelangkaan BBM
-
Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi
-
Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi
-
Vietnam Nyontek RI Kembangkan Energi Hidrogen
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket