Bisnis / Ekopol
Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB
Sebanyak 36 IKM Kota Surabaya dinyatakan siap ekspor setelah melalui seleksi bersama ECS Kemendag RI (Dok: Pemkot Surabaya)

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Hebi Djuniantoro, menjelaskan capaian ekspor IKM Kota Pahlawan diperoleh melalui proses kurasi ketat. Proses kurasi tersebut dilakukan dalam rangkaian coaching clinic pada 30-31 Maret 2026 sebagai langkah awal mendorong pelaku industri lokal naik kelas.

Dari sekitar 80 pendaftar, Hebi mengungkap sebanyak 36 IKM Kota Pahlawan dinyatakan siap ekspor setelah melalui seleksi bersama Export Center Surabaya (ECS) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI).

Suasana bursa kerja dalam SIL Festival 2026 (Dok: Pemkot Surabaya)

"Setelah dikurasi secara mendalam, kami menemukan 36 perusahaan (PT/IKM) yang dinyatakan benar-benar siap untuk ekspor dan dipertemukan langsung dengan para pembeli (buyer)," ungkap Hebi.

Di samping itu, Hebi menuturkan bahwa transaksi ekspor IKM Surabaya turut didukung kehadiran buyer dari berbagai negara, baik yang secara langsung maupun daring. Kehadiran seluruh buyer tersebut menghasilkan komitmen pembelian melalui Letter of Intent (LoI).

"Ada tiga negara yang terhubung melalui daring, yaitu dari Singapura, Oman, dan Hongkong. Hasilnya luar biasa, seluruh buyer baik yang hadir langsung maupun daring melakukan pembelian. Total transaksi yang tertuang dalam Letter of Intent mencapai 2,7 juta dolar AS," jelasnya.

Menurut Hebi, tujuan utama SIL Festival 2026 ini tidak hanya pada nilai transaksi, tetapi juga dampak lanjutan berupa peningkatan penyerapan tenaga kerja seiring dengan naiknya skala usaha pelaku IKM.

"Karena kita sudah mengangkat kelas para pelaku usaha, dampak yang kami harapkan adalah terserapnya tenaga kerja baru. Itulah mengapa dalam acara ini kami juga menyelenggarakan job fair secara simultan," tuturnya.

Dari sisi partisipasi tenaga kerja, Disperinaker Surabaya mencatat sekitar 3.000 pendaftar mengikuti seleksi, dengan 1.920 peserta lolos ke tahap wawancara dan psikotes. "Kami berharap lebih dari 1.000 pekerja ber-KTP Surabaya bisa diterima dan ditempatkan di perusahaan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing," harapnya.

Pencapaian ekspor IKM Kota Surabaya diperoleh melalui proses kurasi ketat (Dok: Pemkot Surabaya)

Ke depan, Pemkot Surabaya bersama stakeholder terkait akan menyusun rencana strategis berupa pelatihan vokasi dan pendampingan ekspor untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

"Ke depan tentu kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk menuntaskan masalah pengangguran di Kota Surabaya," jelas Hebi.

Sementara itu, CEO Performa Optima Group, Stefanus Sugeng Irawan, menilai festival ini sebagai platform kolaboratif yang mempertemukan inovasi dan peluang nyata bagi pengembangan industri dan ketenagakerjaan.

"Surabaya Industrial & Labour Festival 2026 adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendorong transformasi industri yang adaptif dan inklusif," kata Sugeng.

Sugeng juga menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan global, sekaligus membuka ruang baru bagi peningkatan daya saing tenaga kerja lokal. "Kami percaya bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan global, sekaligus membuka peluang baru bagi tenaga kerja lokal agar lebih kompetitif," pungkasnya. (ADV)

Load More