Suara.com - Perusahaan teknologi Shopee, bekerja sama dengan perusahaan logistik JNE untuk menghadirkan program pelatihan intensif bagi para penjual yang tergabung dalam Komunitas Penjual binaan JNE. Bertempat di Kantor Pusat JNE Express di Jakarta, puluhan penjual mengikuti sesi pelatihan pembekalan keterampilan fitur dan program promosi digital untuk meningkatkan performa bisnis yang dibawakan langsung oleh trainer Kampus UMKM Shopee bersertifikasi BNSP.
Program pelatihan ini dirancang secara khusus untuk membantu mendukung UMKM memperluas akses pasar dan membangun resiliensi di ekosistem digital melalui fitur dan program promosi Shopee. Para peserta mendapatkan pengetahuan khusus tentang cara mengoptimalkan performa fitur dan program promosi Shopee, seperti Gratis Ongkir XTRA, Voucher Toko, hingga fitur yang memungkinkan Penjual meningkatkan visibilitas produknya.
Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi menjelaskan latar belakang Shopee dan JNE menyelenggarakan pelatihan ini. “Kolaborasi ini berangkat dari komitmen kami untuk membantu pelaku UMKM mengoptimalkan potensi bisnisnya. Berbagai fitur promosi seperti Voucher Toko, Promo XTRA hingga program Gratis Ongkir XTRA telah terbukti dapat membantu meningkatkan visibilitas produk dan mendorong konversi penjualan. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama JNE dalam menghadirkan sesi pelatihan intensif ini, dan berharap para penjual dapat semakin adaptif dalam memanfaatkan ekosistem digital dan fitur maupun program kami dalam mengakselerasi pertumbuhan bisnis mereka,” ungkapnya.
Business Development and Partnership Division Head JNE, Mayland H. Prasetyo juga menyambut baik kolaborasi pelatihan yang diselenggarakan oleh Shopee. “Kolaborasi bersama Shopee, merupakan kesempatan bagi UMKM untuk upgrade ilmu, beradaptasi, dan memanfaatkan fitur promosi di Shopee secara optimal. Para Penjual dalam Komunitas Penjual JNE yang juga merupakan Penjual Shopee ini diharapkan bisa mendapatkan update informasi terkait meningkatkan kunjungan toko, membuat keyword produk, foto produk yang baik, hingga berbagai macam fitur promosi yang ada di Shopee untuk dapat meningkatkan penjualan dan daya saing bisnis nya," ungkap Mayland.
Para Penjual yang tergabung dalam Komunitas Penjual JNE turut menyambut antusias sesi pelatihan intensif bersama Kampus UMKM Shopee. “Dari pelatihan tadi saya jadi lebih paham fitur-fitur promosi apa saja yang bisa saya gunakan untuk mengembangkan toko di Shopee. Selain itu, saya jadi lebih paham bagaimana mengatur strategi voucher diskon supaya bisa meningkatkan penjualan,” ungkap Afrian Tri Wibowo, pemilik UMKM souvenir ‘ATW Akrilik’ asal Cilegon, Banten.
Senada dengan Andi, pemilik usaha peralatan peternakan asal Bogor, Jawa Barat, pemilik toko ‘Sigasujaya’ di Shopee, Leni Nurmayani optimistis pengetahuan yang ia dapatkan dari pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Shopee dan JNE ini bisa membantunya dalam mengembangkan bisnisnya di Shopee. “Saya dapat banyak pengetahuan baru dari pelatihan ini, seperti fitur Promo Xtra, terus Voucher Ikuti Toko. Yang paling penting juga saya dapat ilmu soal strategi menetapkan harga supaya bisa optimal bisnisnya,“ ujar Annisa.
Pelatihan ini merupakan bagian dari pelatihan Kampus UMKM Shopee Kelas Online, inovasi program pelatihan yang memberikan kemudahan bagi seluruh UMKM di 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia mengikuti pelatihan Kampus UMKM Shopee secara online dan memilih program pelatihan sesuai dengan kebutuhan mereka. Sejak tahun 2021, Kampus UMKM Shopee telah memberikan pelatihan keterampilan bisnis kepada jutaan UMKM di seluruh Indonesia melalui lebih dari 350 ribu jam pelatihan dan menghadirkan hampir 400 modul pelatihan. ***
Berita Terkait
-
Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Rahasia Sukses Ibu Rumah Tangga & Anak Muda: Omzet Melejit Berkat Kolaborasi Shopee & Kemenekraf
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim
-
Muncul di Mabes Polri, Waka BGN Sony Sanjaya Jawab Isu Panas Kena OTT
-
Menyesal Pernah Jadi Wamenaker, Noel Ebenezer: Pedih Sekali Saya Dapat Jabatan Ini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI