Bisnis / Keuangan
Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB
IHSG menguat pekan ini, tapi investor asing masih mencatatkan jual bersih. (Suara/com/Rina)
Baca 10 detik
  • IHSG naik 6,14 persen ke level 7.458, sementara kapitalisasi pasar meningkat 7,18 persen menjadi Rp 13.189 triliun.
  • Investor asing mencatat net buy Rp193,87 miliar dalam sepekan, namun secara year-to-date masih net sell Rp37,14 triliun.
  • Volume, nilai, dan frekuensi transaksi harian melonjak signifikan, disertai IPO baru dan penerbitan obligasi yang memperkuat pasar modal.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan dana asing yang keluar selama sepekan. Adapun, Investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 193,87 miliar. 

Meski demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 37,14 triliun.

"Dengan capaian positif di awal April ini, pasar modal Indonesia diharapkan terus menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].

Selain itu, BEI menunjukkan performa gemilang sepanjang periode perdagangan 6 hingga 10 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan, diiringi dengan lonjakan volume transaksi harian yang mencapai puluhan miliar lembar saham.

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG selama sepekan melesat 6,14 persen ke level 7.458,496, dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di posisi 7.026,782.

Adapun tren positif ini juga mendongkrak nilai kapitalisasi pasar BEI sebesar 7,18 persen menjadi Rp 13.189 triliun.

"Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang naik tajam 24,81 persen menjadi 32,28 miliar lembar saham," bebernya.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian turut terkerek 17,26 persen menjadi Rp17,32 triliun, sementara frekuensi transaksi harian tumbuh 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali transaksi.

Baca Juga: Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Load More