- IHSG naik 6,14 persen ke level 7.458, sementara kapitalisasi pasar meningkat 7,18 persen menjadi Rp 13.189 triliun.
- Investor asing mencatat net buy Rp193,87 miliar dalam sepekan, namun secara year-to-date masih net sell Rp37,14 triliun.
- Volume, nilai, dan frekuensi transaksi harian melonjak signifikan, disertai IPO baru dan penerbitan obligasi yang memperkuat pasar modal.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan dana asing yang keluar selama sepekan. Adapun, Investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 193,87 miliar.
Meski demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 37,14 triliun.
"Dengan capaian positif di awal April ini, pasar modal Indonesia diharapkan terus menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (12/4/2026).
Selain itu, BEI menunjukkan performa gemilang sepanjang periode perdagangan 6 hingga 10 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan, diiringi dengan lonjakan volume transaksi harian yang mencapai puluhan miliar lembar saham.
Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG selama sepekan melesat 6,14 persen ke level 7.458,496, dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di posisi 7.026,782.
Adapun tren positif ini juga mendongkrak nilai kapitalisasi pasar BEI sebesar 7,18 persen menjadi Rp 13.189 triliun.
"Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang naik tajam 24,81 persen menjadi 32,28 miliar lembar saham," bebernya.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian turut terkerek 17,26 persen menjadi Rp17,32 triliun, sementara frekuensi transaksi harian tumbuh 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali transaksi.
Baca Juga: Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi
-
Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz
-
Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya
-
BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi
-
Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah
-
Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru
-
Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar
-
Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup