- Optimisme gencatan senjata AS-Iran dan musim pembagian dividen menjadi pendorong utama penguatan indeks.
- IHSG berpotensi menguji level 7.500–7.550 dengan support di 7.200, didukung indikator teknikal yang positif.
- Penurunan kepercayaan konsumen dan penjualan mobil, serta ketidakpastian geopolitik global, masih membayangi pergerakan pasar.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan reli penguatan hingga akhir perdagangan Jumat, 10 April 2026. Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG naik 2,07 persen ke level 7.458.
Penguatan ini ditopang optimisme pasar terhadap potensi tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain itu, momentum pembagian dividen yang mulai berlangsung turut menjadi katalis tambahan bagi pergerakan indeks.
Secara teknikal, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Indeks diperkirakan berpotensi menguji level resistance di kisaran 7.500 hingga 7.550, dengan support di area 7.200 dan pivot di 7.350.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis sebesar 0,08% ke level Rp17.104 per dolar AS.
Dari dalam negeri, data ekonomi menunjukkan sejumlah tekanan. Indeks kepercayaan konsumen (consumer confidence) Indonesia turun ke level 122,9 pada Maret 2026 dari 125,2 pada Februari 2026, meski masih lebih baik dari perkiraan pasar.
Selain itu, penjualan mobil nasional tercatat turun 13,8 persen secara tahunan (year-on-year) pada Maret 2026, berbalik dari pertumbuhan 12,2 persen pada bulan sebelumnya.
Untuk ke depan, pasar akan mencermati rilis data penjualan ritel Februari 2026 yang diperkirakan tumbuh 5,9 persen secara tahunan.
Dari eksternal, mayoritas bursa Asia ditutup menguat meski masih dibayangi kekhawatiran terkait rapuhnya gencatan senjata AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz. Sementara itu, indeks futures Wall Street bergerak cenderung melemah.
Baca Juga: Jungkir Balik Harga Saham BUMI
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 40,87 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,09 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,25 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 517 saham bergerak naik, sedangkan 187 saham mengalami penurunan, dan 255 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, CITY, WBSA, DIVA, OPMS, PADI, FITT.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, KUAS, SOSS, HDFA, IBFN, HILL, PPRO, MSKY, ABDA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa
-
Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI
-
Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital
-
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI