- Di saat bursa saham Asia memerah karena kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah, IHSG berhasil berbalik arah (rebound) dan menguat sebesar 34 poin.
- Kepercayaan pasar terjaga berkat upaya cepat pemerintah melakukan mitigasi dampak krisis energi melalui kerja sama bilateral dengan Rusia guna menjamin ketahanan ekonomi nasional.
- Menyusul lonjakan harga minyak dunia, analis merekomendasikan saham MEDC dengan saran BUY pada rentang harga 1.580 – 1.730.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taji pada penutupan sesi pertama perdagangan Senin, 13 April 2026. Sempat tertekan di awal pembukaan, IHSG justru berhasil berbalik arah dan parkir di zona hijau.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, IHSG ditutup menguat 34 poin atau naik 0,46 persen ke level 7.492.
Salah satu katalis positif yang menjaga kepercayaan investor di pasar modal adalah langkah strategis pemerintah Indonesia. Upaya Presiden Prabowo Subianto yang terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin dinilai menjadi angin segar.
Kunjungan tersebut bertujuan mengamankan pasokan minyak mentah guna menjamin stabilitas energi nasional. Langkah mitigasi ini dianggap krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ancaman tekanan global yang kian liar.
Gagalnya kesepakatan damai memicu kekhawatiran baru setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Langkah berisiko ini diprediksi bakal memperparah krisis energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.
Kondisi tersebut sebenarnya sempat membuat Rupiah keok terhadap Dolar AS yang kian perkasa sebagai aset safe haven. Namun, IHSG rupanya punya "benteng" sendiri untuk menahan gempuran sentimen negatif tersebut.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 21,13 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 362 saham bergerak naik, sedangkan 323 saham mengalami penurunan, dan 274 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi
Pada sesi pertama, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain CITY, ATAP, WBSA, KONI, TRUK, DATA.
Sedangkan saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya DIVA, OPMS, SOSS, TIRT, KLIN, ANDI, APIC.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram
-
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?