- Qalibaf prediksi harga BBM AS bakal melonjak drastis akibat kebijakan blokade.
- Harga bensin di Washington kini tembus Rp24.550/liter, dipicu konflik AS-Israel-Iran.
- Krisis energi diprediksi bertahan hingga pemilihan paruh waktu AS pada November 2026.
Suara.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memasuki babak baru setelah negosiasi yang dilakukan buntu di Islamabad, Pakistan akhir pekan lalu.
Kondisi ini membuat Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, melontarkan peringatan tajam yang menyasar stabilitas ekonomi domestik Amerika Serikat, khususnya terkait harga bahan bakar minyak (BBM).
Melalui unggahan di platform X pada Minggu (12/4/2026), Qalibaf menyindir warga Amerika Serikat agar menghargai harga bensin yang mereka bayar saat ini. Ia mengisyaratkan bahwa situasi bisa memburuk secara drastis jika tekanan diplomatik dan "blokade" terhadap Iran terus berlanjut.
Dalam unggahannya, Qalibaf secara gamblang menyebutkan bahwa harga bensin di Amerika Serikat berpotensi melonjak melampaui angka psikologis yang ada saat ini.
"Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut 'blokade' itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin USD 4-5," tulis Qalibaf.
Ancaman dari Teheran ini muncul di tengah situasi politik AS yang memanas. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mengakui bahwa harga minyak dan BBM kemungkinan akan tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu pada November mendatang.
Trump menuding bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari keterlibatan dalam konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran yang masih berlangsung. Ketegangan ini memicu kekhawatiran pasar global akan gangguan pasokan energi, yang pada akhirnya menekan daya beli konsumen di Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?