News / Internasional
Senin, 13 April 2026 | 16:47 WIB
Rudal Iran (Tangkapan X)
Baca 10 detik
  • Perundingan damai Iran dan Amerika Serikat gagal mencapai kesepakatan sehingga memicu ancaman serangan baru.

  • Menteri Israel mengancam akan menghancurkan infrastruktur nuklir Iran dan fasilitas strategis di wilayah Lebanon.

  • Israel dan Amerika Serikat berkomitmen penuh untuk mencegah kepemilikan senjata nuklir oleh pemerintah Teheran.

Suara.com - Israel secara terang-terangan memberikan sinyal kuat untuk memulai kembali agresi militer terhadap wilayah kedaulatan Iran.

Langkah ini diambil menyusul kegagalan total proses perundingan damai yang melibatkan pemerintah Teheran dengan pihak Amerika Serikat.

Dikutip dari Anadolu, stabilitas kawasan Timur Tengah kembali terancam setelah gencatan senjata selama dua pekan resmi berakhir tanpa hasil.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

Pemerintah Israel menilai jalur diplomasi tidak lagi efektif dalam membendung ambisi pengayaan nuklir di tanah Iran.

Eskalasi ini diprediksi akan mengubah peta konflik regional yang sebelumnya sempat mereda secara singkat sejak Selasa lalu.

Menteri Energi Israel Eli Cohen menegaskan bahwa opsi militer tetap berada di atas meja pemerintah Tel Aviv.

Teheran menjadi target langsung yang akan digempur apabila kesepakatan internasional mengenai nuklir menemui jalan buntu.

Cohen memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap tegas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menangani isu sensitif ini.

"Isu nuklir bersifat internasional, dan bagus bahwa (Presiden AS Donald) Trump telah menetapkan garis merah dalam masalah ini," kata Cohen.

Baca Juga: Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

Pihaknya melihat perlunya tindakan nyata untuk memastikan stabilitas keamanan global tetap terjaga dari ancaman nuklir.

Sinyal Perang Terbuka Israel

Ketegasan pemerintah Israel ini disampaikan sebagai bentuk antisipasi terhadap kegagalan dialog yang baru saja berlangsung.

Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki celah sedikitpun untuk melanjutkan program pengembangan senjata pemusnah massal.

Secara spesifik Eli Cohen menekankan bahwa serangan tidak akan terhindarkan jika perundingan tetap mengalami kegagalan.

"Jika tidak ada kesepakatan, Iran dapat diserang," tegasnya.

Load More