- IHSG dibuka menguat ke level 7.750 persen pada perdagangan Rabu, 15 April 2026.
- Perdagangan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp2,17 triliun dengan 413 saham mengalami kenaikan harga di sesi pembukaan hari ini.
- Analis memproyeksikan kenaikan indeks terbatas karena adanya potensi aksi ambil untung setelah reli harga selama beberapa hari terakhir.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih sumringah pada awal perdagangan, Rabu, 15 April 2026. IHSG melesat ke level 7.750 pada pembukaan hari ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG terus terapresiasi ke level 7.749 dengan naik 0,95 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,84 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,17 triliun, serta frekuensi sebanyak 254.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 413 saham bergerak naik, sedangkan 132 saham mengalami penurunan, dan 414 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, WBSA, CITY, BAPA, KONI, CTBN, TRUK.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DIVA, OPMS, PMJS, MEGA, BPTR, SMKM, SMMA, IFSH.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (15/4/2026). Namun, laju kenaikan dinilai cenderung terbatas setelah reli dalam beberapa hari terakhir.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan Sapa Mentari, IHSG berpotensi menguji level resistance psikologis di area 7.700 dengan level support di kisaran 7.500.
Baca Juga: Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70
"Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji level resistance psikologis nya di 7700 & support di 7500. Penguatan diproyeksi akan cenderung terbatas dengan risiko taking profit setelah rally beberapa hari terakhir," tulis riset tersebut.
Dari sisi global, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street juga ditutup di zona hijau. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,66 persen ke level 48.535,99. Sementara itu, S&P 500 naik 1,18 persen ke 6.967,38 dan Nasdaq Composite melonjak 1,96 persen menjadi 23.639,08.
Sentimen positif lainnya datang dari pertemuan Menteri Keuangan dengan sejumlah institusi global. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,5% pada kuartal I-2026 dan berpotensi lebih tinggi pada kuartal II-2026.
Kendati demikian, investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung yang dapat menahan laju penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Adapun untuk rekomendasi saham, BRI Danareksa Sekuritas menyoroti sejumlah emiten yang layak dicermati, yakni BUMI, ZATA, dan TOBA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!