- Bahlil beri sinyal harga BBM nonsubsidi segera naik ikuti mekanisme pasar global.
- Pembahasan harga baru bersama Pertamina dan swasta disebut sudah hampir rampung.
- Pemerintah usahakan kenaikan tetap ideal agar tidak terlalu membebani masyarakat.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi dalam waktu dekat. Hal ini menyusul tren kenaikan harga minyak mentah dunia yang kian dinamis.
Bahlil menegaskan bahwa penetapan harga BBM nonsubsidi sepenuhnya mengacu pada mekanisme pasar. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Saya sampaikan pemerintah itu kan mengatur secara langsung itu adalah BBM subsidi. Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM pada tahun 2022, BBM nonsubsidi itu kan berdasarkan harga pasar," ujar Bahlil saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Mantan Kepala BKPM ini mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai harga baru tersebut saat ini tengah berjalan intensif. Pemerintah terus berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) serta para operator SPBU swasta untuk menentukan angka yang tepat.
Bahlil membocorkan bahwa proses pembahasan tersebut sudah memasuki tahap final.
"Nah tinggal kita lihat kapan itu dilakukan penyesuaian, tapi feeling saya atas dasar rapat-rapat kami dengan Pertamina maupun Badan Usaha Swasta, sudah hampir selesai sih," imbuhnya.
Meski tren pasar menunjukkan kenaikan, Bahlil berharap penyesuaian harga nantinya tidak akan meroket terlalu tajam. Ia menginginkan angka yang "ideal" agar tidak menjadi beban berat bagi daya beli masyarakat.
"Kalau kemarin kami menyampaikan bahwa butuh penyesuaian supaya kita bisa melihat harganya juga jangan terlalu tidak sesuai dengan apa yang menjadi idealnya," jelas Bahlil.
Hingga berita ini diturunkan, harga di SPBU Pertamina terpantau masih stabil mengikuti harga periode Maret 2026. Berikut daftar harga yang masih berlaku:
Baca Juga: Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil
BBM Subsidi
- Pertalite: Rp 10.000/liter
- Solar Subsidi: Rp 6.800/liter
BBM Nonsubsidi
- Pertamax: Rp 12.300/liter
- Pertamax Green: Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.100/liter
- Dexlite: Rp 14.200/liter
- Pertamina Dex: Rp 14.500/liter
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman