- Mobil pribadi & pelayanan umum dibatasi beli Pertalite/Solar maks 50 liter/hari per 1 April 2026.
- Truk logistik roda 6+ dapat kuota Solar hingga 200 liter/hari demi jaga stabilitas pasokan barang.
- Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik hingga akhir 2026 dengan pengawasan ketat QR Code.
Suara.com - Di tengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, Pemerintah Indonesia resmi mengambil langkah tegas untuk mengamankan kuota energi domestik.
Per 1 April 2026 lalu, pemerintah memberlakukan pembatasan volume pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026. Langkah efisiensi ini diambil sebagai respons atas risiko gangguan pasokan global, terutama di jalur krusial Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran. Meski volume dibatasi, pemerintah menegaskan bahwa BBM subsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak, dengan skema kuota harian yang terukur.
Daftar Kelompok yang Berhak dan Ketentuan Kuota
Berdasarkan aturan terbaru, berikut adalah kategori warga dan kendaraan yang diperbolehkan mengonsumsi BBM subsidi:
- Kendaraan Roda 4 Pribadi & Umum: Masih memiliki hak akses terhadap Pertalite dan Solar dengan batas maksimal 50 liter per hari.
- Angkutan Umum Orang/Barang: Untuk menopang mobilitas publik, kendaraan umum roda empat diberikan kuota Solar lebih longgar hingga 80 liter per hari.
- Logistik Roda 6 ke Atas: Truk logistik dan bus besar mendapatkan alokasi terbesar, yakni hingga 200 liter per hari, demi menjaga stabilitas harga pangan dan rantai pasok.
- Pelayanan Umum: Kendaraan krusial seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah tetap terakomodasi dengan jatah 50 liter per hari.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa meskipun tekanan pasar global sangat kuat, pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026. Hal ini dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat yang baru saja pulih.
Sebagai gantinya, pengawasan di lapangan akan diperketat secara digital.
"Pemerintah berkomitmen menjaga harga tetap stabil. Namun, sebagai kompensasinya, setiap liter harus tepat sasaran. Penggunaan QR Code MyPertamina kini menjadi kewajiban mutlak untuk memastikan transparansi transaksi," ujar Bahlil.
Untuk mengantisipasi kelangkaan, pemerintah juga telah melakukan diversifikasi sumber minyak mentah dengan mengamankan pasokan dari Amerika Serikat dan Afrika sebagai alternatif jika pasokan dari Timur Tengah terganggu.
Baca Juga: Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
Diketahui, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis tertentu per hari ini, Sabtu (18/4/2026). Berdasarkan data dari laman mypertamina.id, kenaikan drastis terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.400 per liter, naik tajam Rp6.300 dari harga sebelumnya Rp13.100. Lonjakan lebih gila terjadi pada Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing naik Rp9.400 per liter menjadi Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.
Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di angka Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di level Rp12.900. Demikian pula dengan BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar yang tidak mengalami perubahan harga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000