- PT Bank Central Asia Tbk memutuskan meningkatkan rasio pembayaran dividen kepada pemegang saham menjadi 72 persen pada 2026.
- Manajemen BCA mengubah kebijakan pembagian dividen interim menjadi rutin setiap kuartal guna mengoptimalkan keuntungan bagi para investor.
- Perseroan optimistis kinerja tetap solid dengan menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 8 hingga 10 persen tahun ini.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera membagikan dividen kepada pemegang saham pada 2026.
Direktur BCA, Vera Eve Lim, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen meningkatkan payout ratio dividen BCA menjadi 72 persen. Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 68 persen.
Langkah strategis ini mencerminkan posisi permodalan perseroan yang kuat di tengah stabilitas ekonomi nasional.
"Mengenai dividen, kami akan membayar dividen tahun ini dividen PT BCA-nya itu 72 persen dibandingkan tahun sebelumnya 68 persen," katanya dalam paparannya secara virtual, Kamis (23/4/2026).
Selain kenaikan rasio, emiten bersandi saham BBCA ini juga melakukan perubahan kebijakan terkait frekuensi pembagian keuntungan kepada pemegang saham.
Jika biasanya dividen interim hanya dibagikan satu kali dalam setahun, yakni pada bulan Desember, kini jadwal dividen interim BCA akan dilakukan setiap kuartal.
"Mulai tahun ini kita akan lakukan setiap kuartal, mulai dari kuartal kedua, ketiga, dan keempat. Jadi ada tiga kali dividen interim, dan dividen final pada kuartal pertama," jelas Vera Eve Lim.
Terkait kondisi makroekonomi, Vera memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang baik. Tercatat, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2024 mampu tumbuh sebesar 5,17 persen.
Tren positif ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun, dengan potensi pertumbuhan mencapai kisaran 5,2 persen pada kuartal IV 2024 atau kuartal I 2025 mendatang.
Baca Juga: Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar
Meskipun terdapat indikasi perlambatan ekonomi global, manajemen BCA tetap optimistis bahwa dampaknya terhadap ekonomi domestik tidak akan bergeser jauh dari proyeksi awal.
Optimisme ini juga sejalan dengan target intermediasi perbankan, di mana BCA memperkirakan pertumbuhan penyaluran kredit akan tetap kokoh di kisaran 8 persen sampai 10 persen hingga penghujung tahun.
Ke depan, perusahaan akan terus memantau dinamika pasar dan permintaan kredit yang cenderung fluktuatif demi menjaga kualitas aset.
Vera menegaskan bahwa rencana kerja perseroan tetap berjalan sesuai jalur untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Melalui manajemen risiko yang tepat, BCA yakin proyeksi pertumbuhan kredit BCA dapat tercapai secara maksimal seiring dengan harapan adanya perbaikan permintaan di berbagai sektor usaha.
Berita Terkait
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
-
Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025
-
Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun
-
Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi