- Aset Krom Bank melonjak 84% menjadi Rp12,21 triliun sepanjang tahun 2025.
- Dana Pihak Ketiga meroket 165% dan penyaluran kredit tumbuh 103% (yoy).
- Berhasil raih laba bersih Rp143 miliar, konsisten tumbuh sejak akuisisi 2022.
Suara.com - PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank/IDX: BBSI) sukses menutup tahun buku 2025 dengan performa impresif. Bank digital ini mencatatkan lonjakan aset hingga 84 persen (yoy) menjadi Rp12,21 triliun, membuktikan posisinya sebagai pemain utama yang semakin dipercaya masyarakat Indonesia.
Kenaikan aset yang hampir menyentuh dua kali lipat dibanding posisi 2024 (Rp6,65 triliun) ini didorong oleh akselerasi penyaluran kredit yang agresif namun tetap terukur.
Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengungkapkan, pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam berinovasi serta memahami dinamika kebutuhan nasabah di era digital.
"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor perbankan terus mendapatkan respons yang sangat baik dari masyarakat," ujar Anton dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).
Kepercayaan publik terhadap BBSI tercermin jelas pada pos liabilitas. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat melonjak fantastis 165 persen menjadi Rp8,39 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp3,15 triliun. Produk unggulan seperti Krom Max dan Krom Flex disebut menjadi daya tarik utama bagi nasabah yang mencari instrumen investasi stabil dengan risiko terkendali.
Sejalan dengan itu, fungsi intermediasi berjalan sangat efektif. Penyaluran kredit Krom Bank meroket 103 persen menjadi Rp8,63 triliun. Hal ini memicu pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (audited) sebesar 92 persen menjadi Rp1,85 triliun.
Kinerja apik tersebut akhirnya bermuara pada torehan laba bersih sebesar Rp143 miliar, naik 16 persen dari tahun 2024 yang sebesar Rp124 miliar. Menariknya, BBSI menunjukkan konsistensi luar biasa dengan terus mencatatkan laba positif sejak pertama kali diakuisisi pada 2022 silam.
Tak hanya soal angka, Krom Bank juga memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Bank ini telah mengantongi sertifikasi internasional ISO/IEC 27001 untuk sistem keamanan informasi dan ISO/IEC 27701 untuk manajemen privasi data pribadi nasabah.
"Memasuki tahun 2026, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif ini melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital bersama mitra strategis," pungkas Anton.
Baca Juga: Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah
-
Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun
-
Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator
-
IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah
-
Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI
-
Cara Memilih SBN untuk Pemula, Investasi Aman dan Cuan Mulai 1 Juta Rupiah
-
Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah