- WSBP raih Pendapatan Usaha Rp395,10 Miliar disokong tiga lini bisnis utama.
- Efisiensi biaya berhasil pangkas beban umum dan administrasi hingga 22,34%.
- Jasa Konstruksi jadi kontributor terbesar pendapatan dengan porsi 39,35%.
Suara.com - Emiten produsen beton terintegrasi, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), menunjukkan tajinya dalam menjaga ritme kinerja operasional. Perseroan tercatat sukses membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp395,10 miliar yang disokong oleh performa solid di tiga lini bisnis utamanya.
Pencapaian tersebut berasal dari segmen Beton Precast yang menyumbang Rp142,86 miliar atau sekitar 36,16 persen. Disusul kemudian oleh segmen Beton Readymix dan Quarry dengan kontribusi Rp96,77 miliar (24,49 persen), serta segmen Jasa Konstruksi yang menjadi motor penggerak terbesar dengan raihan Rp155,46 miliar atau 39,35 persen.
Berkat sinergi ketiga lini usaha tersebut, WSBP juga berhasil mengamankan Laba Kotor senilai Rp49,39 miliar.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari strategi efisiensi yang dijalankan secara disiplin.
“WSBP terus menjaga kinerja operasional yang optimal melalui penerapan efisiensi secara konsisten di seluruh lini usaha,” ujar Fandy dalam keterangan resminya, Jumat (24/4/2026).
Pundi-pundi pendapatan perseroan tidak lepas dari keterlibatan WSBP dalam berbagai proyek strategis nasional. Beberapa di antaranya meliputi Pembangunan Gedung Kuliah Politeknik Negeri Madura TA 2025, Proyek Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan 2, Marunda Expansion Phase 3, hingga pengerjaan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3.
Selain menggenjot pendapatan, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini juga fokus memperkuat struktur keuangan melalui penghematan biaya operasional. Langkah ini terbukti efektif dengan penurunan Beban Penjualan sebesar 20,99 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp23,44 miliar.
Tak hanya itu, Beban Umum dan Administrasi pun berhasil dipangkas sebesar 22,34 persen (YoY) menjadi Rp82,73 miliar.
Fandy menegaskan bahwa ke depan WSBP akan tetap fokus pada produktivitas dan optimalisasi aset demi mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
Baca Juga: SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
“Dengan portofolio proyek yang berjalan serta optimalisasi aset yang dimiliki, WSBP berkomitmen untuk mempertahankan produktivitas dan memberikan nilai tambah,” imbuhnya.
Guna menjaga keberlanjutan usaha, WSBP memastikan akan tetap memegang teguh prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) serta manajemen risiko yang terukur di setiap pelaksanaan proyek agar tepat waktu dan berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
-
Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!
-
BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah
-
Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari
-
Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan