- IHSG melemah 0,48 persen ke level 7.072 pada Selasa, 28 April 2026 akibat ketidakpastian konflik Amerika Serikat dan Iran.
- Pergerakan IHSG yang tertekan ini selaras dengan koreksi bursa Asia serta minimnya sentimen positif bagi pelaku pasar modal.
- Bank of Japan mempertahankan suku bunga 0,75 persen sembari merevisi naik proyeksi inflasi serta menurunkan target pertumbuhan ekonomi Jepang.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjun ke zona merah perdagangan, Selasa, 28 April 2026. Tekanan datang dari ketidakpastian global, terutama terkait konflik Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik terang.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,48 persen ke level 7.072,39. Pelemahan terjadi di tengah minimnya sentimen positif baru yang mampu mendorong pasar.
Kondisi ini juga sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang ikut terkoreksi. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade oleh Amerika Serikat.
Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait keputusan Presiden Donald Trump atas proposal tersebut, sehingga memicu ketidakpastian yang membebani pasar.
Secara teknikal, pergerakan IHSG masih menunjukkan tekanan. Hal ini tercermin dari pembentukan histogram negatif pada indikator MACD yang berlanjut, serta Stochastic RSI yang sudah memasuki area oversold.
IHSG bahkan sempat mendekati area gap di level 7.022 sebelum akhirnya ditutup di 7.072. Ke depan, indeks diperkirakan masih akan bergerak sideways dalam rentang 7.000 hingga 7.200.
Dari sisi global, Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75% pada pertemuan April. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan kenaikan harga energi.
Menariknya, BoJ justru menaikkan proyeksi inflasi inti tahun fiskal 2026 menjadi 2,8 persen secara tahunan, dari sebelumnya 1,9 persen. Di sisi lain, proyeksi pertumbuhan ekonomi direvisi turun menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 1 persen, meski ekonomi Jepang secara keseluruhan masih diperkirakan tumbuh moderat.
Pelaku pasar kini juga menantikan sejumlah data ekonomi penting. Dari Eropa, data Economic Sentiment diperkirakan turun ke level 94 pada April 2026 dari sebelumnya 96,6.
Baca Juga: Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,32 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,48 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,10 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 352 saham bergerak naik, sedangkan 374 saham mengalami penurunan, dan 233 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, KOCI, ESIP, PPRE, LMPI, KJEN, LUCK, LAPD.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, JAWA, MBSS,PGUN, PSDN, PKPK, UDNG, FITT.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?
-
Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti
-
Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki