Bisnis / Properti
Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB
Manajer Pemasaran PT Cahyo Griya Inti Santoso (CGIS), Andri Kurniawan, saat ditemui di kantornya, Jumat (17/4/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Baca 10 detik
  • PT Cahyo Griya Inti Santoso (CGIS) berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia dalam mempermudah akses pembiayaan KPR perumahan.
  • Sinergi melalui skema Perjanjian Kerja Sama di Yogyakarta ini telah terjalin kuat selama puluhan tahun sejak 2000-an.
  • Kerja sama tersebut memberikan manfaat berupa proses pengajuan lebih cepat, diskon biaya admin, serta insentif bagi konsumen.
Brosur cicilan KPR BRI yang ditunjukkan oleh Manajer Pemasaran CGIS, Andri Kurniawan. (Suara.com/Irwan Febri)

"Prosesnya lebih cepat, kemudian ada diskon, promo-promo dari bank-nya. Contoh yang sekarang ada dari BRI, promo diskon 50 persen untuk biaya provisi administrasi," ungkap Andri.

Lebih jauh lagi, skema ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk membeli rumah sejak tahap pembangunan, sehingga bisa memberikan kepuasan lebih.

"Kalau PKS, kita bisa KPR inden. KPR rumah siap bangun. Kalau tidak PKS rata-rata mintanya siap huni. Kalau sekarang di Jogja ini trennya, rumah siap bangun ada kemudahan fleksibilitas untuk perubahan desain. Betul, memudahkan konsumen," imbuh mantan pemain Perseden Denpasar itu.

BRI Jadi Pilihan Utama

Seiring waktu, kolaborasi ini semakin matang. Dalam beberapa tahun terakhir, BRI bahkan menjadi pilihan utama konsumen CGIS dalam pengajuan KPR, meski ada bank-bank lain yang juga telah bekerja sama.

"Terakhir ya, kita ngomong mulai tahun 2019 sampai sekarang, paling banyak KPR itu masuknya ke BRI. Dari semua bank ini masuknya ke BRI," Andri menceritakan.

Fenomena ini tidak terjadi begitu saja. Di baliknya ada strategi kolaborasi aktif, termasuk program promo bersama yang saling menguntungkan.

"Kenapa bisa masuk ke BRI, karena saat itu kami sering mengadakan promo bersama dengan BRI. Contoh, BRI kasih diskon khusus kalau pembelian di PT CGIS. Tapi kami juga memberikan diskon balik jika KPR-nya lewat BRI," lanjut pria 38 tahun itu.

"Itu paling banyak. Bahkan Pesona Residence sini, dua orang rumahnya yang hampir Rp3 miliar, larinya ke BRI," tuturnya menambahkan.

Baca Juga: BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Hubungan Terjalin Sejak Lama

Jika ditarik ke belakang, kolaborasi antara CGIS dengan BRI bahkan sudah dimulai sejak era pameran properti yang difasilitasi penuh oleh BRI. Andri masih ingat betul momen-momen tersebut.

"Waktu zaman dulu, BRI itu sregep ngadain pameran dan mereka mengcover semua biaya. Antara tahun 2005-2010 itu ada namanya BRI Gelegar Expo," Andri bercerita.

"Itu salah satu bentuk apresiasi dari BRI untuk developer. Untuk developer-developer yang banyak masukan aplikasi, banyak kredit di sana. Kami dibayarin BRI untuk pameran, semua ditaggung. Kami hanya ke sana bawa booth, brosur, dan jaga," imbuh ayah satu anak tersebut.

Dorong Insentif Baru, Perkuat Kolaborasi

Kini, di tengah persaingan pasar properti yang semakin ketat, CGIS kembali mendorong inovasi dalam kerja sama tersebut.

Load More