- Sebanyak 100 delegasi Welcome Clubs International mengunjungi Kampung Batik Giriloyo, Yogyakarta, untuk meninjau transformasi industri batik berbasis komunitas.
- Kegiatan ini bertujuan memperkuat diplomasi ekonomi dan memahami peran warisan budaya dalam meningkatkan kemandirian finansial masyarakat pedesaan.
- Industri batik di Giriloyo terbukti berhasil menjadi motor ekonomi inklusif sekaligus memberdayakan perempuan melalui keterampilan serta inovasi desain.
Melalui program pengembangan kapasitas, para perempuan pembatik didorong untuk meningkatkan kreativitas guna memastikan keberlanjutan pendapatan dari sektor kreatif.
Selain sebagai wadah edukasi, kunjungan ini berfungsi sebagai sarana diplomasi ekonomi (soft diplomacy). Interaksi langsung antara delegasi internasional dan para perajin lokal membuka peluang dialog mengenai standar kualitas dan apresiasi pasar mancanegara terhadap produk batik tulis.
Ketua Program WCI di Yogyakarta, Danie Prakosa, menyampaikan bahwa kehadiran delegasi asing merupakan bentuk penghormatan bagi pelaku budaya lokal sekaligus membuka ruang kolaborasi internasional.
Dengan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya takbenda, batik di Giriloyo diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.
Berita Terkait
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Di Balik Catatan BRI, Ini Alasan Segmen UMKM Tangguh Hadapi Gejolak Geopolitik Dunia
-
Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur