Bisnis / Ekopol
Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menerima draf kesepakatan dari Iran di Florida pada Sabtu, 2 Mei 2026 untuk mengakhiri krisis Timur Tengah.
  • Iran menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat menunda pembahasan program nuklir ke tahap akhir negosiasi diplomatik tersebut.
  • AS tetap membuka opsi serangan militer jika Iran melakukan tindakan provokatif atau gagal memenuhi kesepakatan terkait isu nuklir tersebut.

Pejabat Iran yang berbicara secara anonim menyebutkan bahwa memisahkan isu nuklir dari isu pembukaan jalur laut adalah langkah strategis untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif.

"Di bawah kerangka kerja ini, negosiasi mengenai masalah nuklir yang lebih rumit telah dipindahkan ke tahap akhir untuk mempermudah tercapainya kesepakatan awal," ungkap pejabat tersebut.

Di pihak lain, Trump juga menghadapi dilema kemanusiaan. Ia menyatakan lebih memilih jalur non-militer namun menegaskan kepada pemimpin Kongres bahwa ia memiliki otoritas penuh untuk memperpanjang durasi operasi militer jika gencatan senjata dianggap gagal.

Load More