- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencopot dua pejabat Kemenkeu di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026.
- Pencopotan dilakukan karena kelalaian pejabat dalam mengendalikan pencairan dana restitusi pajak yang tidak akurat.
- Tindakan tegas ini diambil setelah ditemukan pelaporan data restitusi pajak yang tidak sesuai kenyataan lapangan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mencopot dua pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) imbas kasus restitusi pajak alias pengembalian lebih bayar pajak dari negara.
Menkeu Purbaya mengaku sudah melakukan investigasi kepada lima pejabat tinggi yang berwenang melakukan restitusi pajak. Dalam temuannya, mereka disebut tidak mengendalikan pencairan restitusi pajak.
"Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini dua pejabat akan saya copot," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Purbaya juga melayangkan ultimatum ke pegawai Kemenkeu karena tidak memberikan perkembangan restitusi pajak dengan akurat.
"Jadi message-nya adalah, ketika ada instruksi seperti itu, jalankan dengan baik. Jangan jor-joran. Jadi saya enggak main-main. Ada dua yang akan saya copot," lanjutnya.
Purbaya mengakui kalau tahun lalu dirinya salah menebak berapa restitusi pajak yang dikeluarkan Pemerintah. Padahal dalam rapat internal sebelumnya, ia kerap kali menanyakan berapa potensi pengembalian pajak.
Berdasarkan pengakuan staf, Purbaya mendapatkan laporan kalau restitusi pajak sedikit. Namun ia kecele karena angka pastinya baru keluar di akhir tahun.
"Di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat dari yang mereka sebutkan. Jadi itu yang saya perbaiki jangan sampai ada salah informasi lagi," tegas Purbaya.
Baca Juga: Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!
Berita Terkait
-
Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!
-
Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?
-
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih
-
Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini
-
Makin Mudah Perpanjang STNK: 8 Provinsi Bebaskan Syarat KTP Lama, Ternyata Tak Berlaku Seumur Hidup
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI