- PINTU dan Mensa Indonesia menggelar edukasi crypto & blockchain untuk meningkatkan literasi aset digital.
- Materi membahas blockchain, tokenisasi aset, dan strategi investasi crypto yang lebih inklusif dan transparan.
- PINTU menekankan pentingnya memahami peluang sekaligus risiko crypto agar investasi lebih bijak.
Suara.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berkolaborasi dengan Mensa Indonesia melalui sesi edukasi bertema "The Future of Blockchain and Cryptocurrency" pada 25 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 50 anggota Mensa Indonesia, termasuk Chairman Mensa Indonesia Satriadi Gunawan dan Blockchain & Crypto Specialist PINTU Ari Budi Santosa.
Satriadi Gunawan, Chairman of Mensa Indonesia menyambut positif inisiatif ini.
"Kehadiran PINTU dalam acara ini memberikan perspektif baru bagi anggota kami. Crypto tidak hanya sekadar trading, tetapi juga mencakup teknologi blockchain dengan potensi besar ke depannya. Melalui kolaborasi ini, kami berharap anggota dapat memahami aspek crypto dan blockchain, serta potensi ke depannya," katanya.
Sebagai komunitas intelektual global yang mewadahi individu dengan intelligence quotient (IQ) tinggi, Mensa Indonesia berfokus pada pengembangan intelligence untuk anggota dan masyarakat melalui pertukaran ide, berbagi pengetahuan, dan kolaborasi dengan pihak yang memiliki tujuan yang sama.
Melalui kegiatan ini, PINTU berkesempatan berkolaborasi dengan Mensa Indonesia guna membahas berbagai topik seputar industri crypto di antaranya, dasar-dasar teknologi blockchain, perkembangan ekosistem aset crypto, hingga potensi teknologi blockchain, termasuk tokenisasi aset, serta strategi investasi aset crypto yang relevan bagi peserta.
Ari Budi Santosa, Blockchain & Crypto Specialist PINTU dalam presentasinya mengungkapkan tentang perkembangan dari aset crypto.
"Topik The Future of Blockchain and Cryptocurrency semakin relevan, di mana crypto tidak lagi bisa dipersepsikan hanya sebatas trading, melainkan sebagai teknologi berbasis blockchain yang memungkinkan kepemilikan dan transfer nilai secara lebih transparan dan efisien," ujarnya.
"Salah satu perkembangan yang relevan dalam ekosistem crypto saat ini adalah tokenisasi aset, di mana berbagai aset dunia nyata, seperti emas, saham, hingga instrumen keuangan lainnya dapat diubah menjadi token digital dan diperdagangkan secara global. Hal ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk berinvestasi lintas aset dengan cara yang lebih inklusif."
Mengutip Pintu Academy, tokenisasi aset memungkinkan aset seperti saham, komoditas, hingga instrumen keuangan lainnya diakses secara global, diperdagangkan secara fraksional, serta memiliki likuiditas yang lebih tinggi dibandingkan aset tradisional.
Seiring dengan berkembangnya inovasi seperti tokenisasi, adopsi crypto secara global juga terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data TRM Labs, aktivitas retail crypto global pada Kuartal I-2026 mencapai USD79 miliar.
Tren ini juga tercermin di Indonesia, di mana State of Mobile 2025 yang dirilis oleh Sensor Tower mencatat, Indonesia jadi negara dengan pertumbuhan sesi aplikasi crypto tertinggi kedua di dunia, sebesar 54% secara tahunan (YoY).
"Ke depan, kami berharap kolaborasi dengan Mensa Indonesia dapat terus berlanjut untuk memperluas literasi crypto di Indonesia," papar Ari.
"Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya melihat kesempatan, tetapi juga memahami risiko aset digital secara menyeluruh, sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang bijak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026
-
Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway
-
Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?
-
Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026