IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB
ARSIP-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
BACA 10 DETIK
  • IHSG menguat 1,22% namun dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai Rp318 miliar pada saham unggulan.
  • Wall Street mencatatkan rekor tertinggi pada 5 Mei 2026 akibat penurunan harga minyak dan performa laba emiten.
  • Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mereda setelah gencatan senjata di Selat Hormuz mulai bertahan.

AKRA (Buy on Weakness): Area beli 1480–1520, target dekat 1540–1570, cut loss di bawah 1480.

AYAM (Buy if Break): Beli jika menembus 342, target dekat 348–352, cut loss di bawah 330.

ARCI (Spec Buy): Area beli 1480–1500, target dekat 1520–1580, cut loss di bawah 1470.

MDKA (Spec Buy): Area beli 3040–3100, target dekat 3150–3200, cut loss di bawah 3020.

BRPT (Spec Buy): Area beli 2260–2300, target dekat 2400–2480, cut loss di bawah 2220.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan merupakan hasil parafrase laporan riset pasar. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan risiko pasar yang ada.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com