ARSIP-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Baca 10 detik
- IHSG menguat 1,22% namun dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai Rp318 miliar pada saham unggulan.
- Wall Street mencatatkan rekor tertinggi pada 5 Mei 2026 akibat penurunan harga minyak dan performa laba emiten.
- Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mereda setelah gencatan senjata di Selat Hormuz mulai bertahan.
AKRA (Buy on Weakness): Area beli 1480–1520, target dekat 1540–1570, cut loss di bawah 1480.
AYAM (Buy if Break): Beli jika menembus 342, target dekat 348–352, cut loss di bawah 330.
ARCI (Spec Buy): Area beli 1480–1500, target dekat 1520–1580, cut loss di bawah 1470.
MDKA (Spec Buy): Area beli 3040–3100, target dekat 3150–3200, cut loss di bawah 3020.
BRPT (Spec Buy): Area beli 2260–2300, target dekat 2400–2480, cut loss di bawah 2220.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan merupakan hasil parafrase laporan riset pasar. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan risiko pasar yang ada.
Komentar
Berita Terkait
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar
-
Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga
-
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya