- Kementerian Transmigrasi membuka pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026 bagi lulusan D4/S1 mulai 1 hingga 21 Mei 2026.
- Program ini menempatkan 1.458 personel di 53 kawasan transmigrasi seluruh Indonesia untuk melakukan pemberdayaan serta pembangunan infrastruktur dasar.
- Peserta terpilih mendapatkan fasilitas hunian modular, beasiswa pascasarjana di Jepang, serta pengalaman pengabdian lapangan di wilayah prioritas nasional.
1–21 Mei 2026: Pendaftaran daring untuk anggota reguler TEP 2026.
1–9 Mei 2026: Batas waktu pengajuan abstrak bagi calon Ketua TEP.
11 Mei 2026: Pengumuman hasil seleksi abstrak ketua tim.
11–18 Mei 2026: Periode pengajuan proposal teknis oleh calon Ketua TEP yang lolos tahap pertama.
29 Mei 2026: Pengumuman resmi kelulusan proposal.
2. Tahap Pra-Pelaksanaan
15 Juni–13 Juli 2026: Pelaksanaan pembekalan materi intensif secara terpusat bagi seluruh anggota tim yang dinyatakan lolos.
29–30 Juli 2026: Acara pelepasan resmi Tim Ekspedisi Patriot 2026 bertempat di Balai Kartini, Jakarta.
31 Juli 2026: Pemberangkatan massal dan serentak seluruh personel ke wilayah tujuan masing-masing.
3. Tahap Pelaksanaan Pengabdian di Lapangan
31 Juli–27 November 2026: Masa tugas untuk Tim Ekspedisi Patriot wilayah Non-Papua (durasi kontrak selama 120 hari).
31 Juli 2026–25 Juli 2027: Masa tugas khusus untuk Tim Ekspedisi Patriot wilayah Papua (durasi kontrak penuh selama 360 hari).
Bagi para alumni perguruan tinggi yang siap mengambil peran dalam pembangunan daerah tertinggal, seluruh proses registrasi dan pengunggahan berkas persyaratan dapat diakses secara langsung melalui platform resmi kementerian di alamat https://tep.transmigrasi.go.id
Berita Terkait
-
PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri
-
Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI
-
Berapa Biaya Hidup Bulanan LPDP? Ini Bedanya di Dalam dan Luar Negeri
-
LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa
-
Dukung Program Pemerintah, Ekspor Perdana Pipa Stainless Tembus Pasar Jerman
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026