- KADIN NZH memperkuat kolaborasi dunia usaha untuk mempercepat dekarbonisasi dan transisi menuju emisi nol bersih di Indonesia.
- Jumlah anggota KADIN NZH naik 40% sejak 2022, dari 70 menjadi 100 perusahaan lintas sektor pada 2026.
- Dekarbonisasi kini jadi strategi penting bisnis untuk menjaga daya saing global, akses pasar, dan peluang pembiayaan hijau.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi praktik nyata dari perusahaan anggota KADIN NZH, yang menunjukkan bahwa dekarbonisasi dapat diintegrasikan ke dalam operasional bisnis sehari-hari dengan pendekatan yang praktis dan terukur.
Salah satu perwakilan anggota KADIN NZH, Nyoman Pujiani, Vice GM of Operation PT Tata Metal Lestari, mengatakan, "KADIN NZH telah membantu menerjemahkan komitmen dekarbonisasi ke dalam langkah implementasi yang konkret."
"Kolaborasi lintas sektor juga membuka ruang pembelajaran yang relevan bagi PT Tata Metal Lestari. Ke depan, kami berharap KADIN NZH dapat berperan strategis dalam mengharmonisasi regulasi lintas kementerian, membuka akses green financing, serta mendorong penerapan green barrier untuk melindungi industri dalam negeri dan meningkatkan daya saing produk nasional," paparnya.
Sejak 2022, KADIN NZH telah menjalankan sejumlah program unggulan untuk memperkuat kesiapan dunia usaha menuju nol bersih.
Program tersebut mencakup sosialisasi regional dan pelatihan penghitungan Gas Rumah Kaca untuk meningkatkan pengetahuan perusahaan di berbagai daerah; Corporate Assistance Program (CAP) yang merupakan program pembangunan kapasitas lintas sektor telah berjalan dalam tiga batch dengan total 44 perusahaan yang lulus program; serta Net-Zero Learning Hub (NZLH), platform pembelajaran yang mendemokratisasi akses pengetahuan dekarbonisasi bagi perusahaan Indonesia.
Melalui penyegaran arah ini, KADIN NZH menargetkan peran yang semakin inklusif dengan membuka akses NZLH kepada anggota untuk memulai perjalanan dekarbonisasi mereka.
Selain itu, KADIN NZH juga akan menyelenggarakan CAP Batch 4.0 sebagai advanced track yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan pembiayaan program dekarbonisasi mereka.
Dengan arah tersebut, KADIN NZH akan terus memperkuat perannya sebagai platform kolaborasi yang menjadi ruang berbagi an mendorong aksi nyata yang berdampak dalam perjalanan dekarbonisasi sektor bisnis di Indonesia.
Berita Terkait
-
Percepat Emisi Nol Bersih, Holding BUMN Pertambang Gunakan Strategi Ini
-
Strategi AstraZeneca Indonesia Capai Emisi Nol Bersih
-
Wujudkan Emisi Nol Bersih, Patra Jasa Bangun Pusat RIset dan Teknologi Energi
-
Pemerintah Perlu Kembangkan Cleantech Startup untuk Capai Emisi Nol Bersih
-
Kebijakan Transisi Energi Pemerintah Dinilai Masih Inkonsisten
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi