Bisnis / Keuangan
Selasa, 12 Mei 2026 | 09:21 WIB
Harga Emas antam melonjak kembali pada hari ini. [ist].
Baca 10 detik
  • Harga emas Antam per gram melonjak menjadi Rp2.859.000 pada Selasa, 12 Mei 2026 dibandingkan hari sebelumnya.
  • Harga beli kembali emas Antam naik sebesar Rp50.000 menjadi Rp2.676.000 per gram pada hari tersebut.
  • Harga emas dunia menguat dipicu ketidakpastian geopolitik AS-Iran serta antisipasi pelaku pasar terhadap data inflasi Amerika.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 12 Mei 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.859.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melonjak Rp 40.000 dibandingkan Senin, 11 Mei 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.676.000 per gram.

Harga buyback itu juga ikut lompat tinggi Rp 50.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Harga Emas antam melonjak kembali pada hari ini. [Antara]

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.483.199
  • 1 gram: Rp2.866.148
  • 2 gram: Rp5.672.145
  • 3 gram: Rp8.483.155
  • 5 gram: Rp14.105.175
  • 10 gram: Rp28.155.213
  • 25 gram: Rp70.262.218
  • 50 gram: Rp140.445.238
  • 100 gram: Rp280.812.280
  • 250 gram: Rp701.765.038
  • 500 gram: Rp1.403.319.550
  • 1.000 gram: Rp2.806.599.000

Harga Emas Dunia Melesat

Harga emas dunia bergerak menguat tipis pada perdagangan awal Asia, Selasa (12/5/2026), di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan pelaku pasar yang menanti rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Mengutip FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) diperdagangkan di kisaran 4.750 dolar AS per ons troi. Penguatan logam mulia terjadi seiring pasar mencermati perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Kompak Turun, Cek Update Terbaru di Pegadaian

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak proposal perdamaian Iran pada akhir pekan lalu dan menyebut tawaran tersebut sama sekali tidak dapat diterima”. Sikap tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang dapat menjaga harga minyak mentah tetap tinggi.

Meski demikian, Trump pada Senin menyatakan bahwa peluang gencatan senjata antara kedua negara masih berada dalam kondisi kritis.

Situasi geopolitik tersebut membuat investor kembali melirik emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Selain tensi geopolitik, fokus pasar juga tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI) AS periode April yang dijadwalkan diumumkan Selasa waktu setempat.

Data CPI utama diperkirakan naik menjadi 3,7 persen secara tahunan atau year on year (YoY), lebih tinggi dibandingkan 3,3 persen pada Maret. Kenaikan dipicu lonjakan harga energi, terutama minyak mentah.

Sementara itu, inflasi inti AS diproyeksikan naik menjadi 2,7 persen YoY pada April, dari sebelumnya 2,6 persen.

Load More