- PT Rukun Raharja Tbk akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 untuk menambah jumlah saham beredar.
- Aksi korporasi tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan dengan nominal baru pada 16 Juli 2026 mendatang di BEI.
- Tujuan langkah ini adalah meningkatkan likuiditas perdagangan serta memperluas basis investor ritel agar lebih terjangkau masyarakat.
5 Mei 2026: Perseroan telah mengantongi persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
23 Juni 2026: Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta mandat dari pemegang saham.
13 Juli 2026: Batas akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama.
16 Juli 2026: Dimulainya perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler.
6. Valuasi Pasar Mencapai USD1,2 Miliar
Sebagai bagian dari keterbukaan informasi, RAJA melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan untuk melakukan penilaian. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai pasar PT Rukun Raharja Tbk hingga akhir tahun 2025 berada di angka USD1,2 miliar.
7. Tanpa Dampak Negatif terhadap Keuangan
Manajemen menegaskan bahwa pemecahan saham ini hanyalah aksi administratif pada struktur modal. Secara fundamental, langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap posisi keuangan maupun nilai kapitalisasi pasar perseroan secara keseluruhan.
Aksi korporasi ini menunjukkan optimisme RAJA dalam memperkuat posisinya di pasar modal nasional serta komitmennya untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat luas untuk ikut memiliki saham perusahaan.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berita dan bukan merupakan perintah jual atau beli saham. Investasi di pasar modal memiliki risiko fluktuasi harga. Investor diharapkan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Berita Terkait
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI
-
IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada
-
Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg
-
Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun
-
Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan
-
Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
-
IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI
-
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital