- OJK memperkuat struktur industri melalui konsolidasi bank syariah dan target pembentukan satu bank umum syariah baru tahun 2026.
- Kinerja perbankan syariah nasional per Maret 2026 mencatatkan pertumbuhan aset dua digit sebesar 10,49 persen menjadi Rp1.061,61 triliun.
- Implementasi peta jalan RP3SI 2023-2027 berhasil meningkatkan kontribusi ekonomi melalui penyaluran pembiayaan UMKM senilai Rp217,86 triliun bagi masyarakat.
OJK secara konsisten mengawal implementasi peta jalan tersebut melalui berbagai langkah strategis bersama para pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing industri di kancah global.
"OJK terus mendorong keunikan produk syariah melalui penerbitan sembilan pedoman produk dan POJK Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah," ungkapnya.
Selain itu, pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) pada tahun 2025 turut mengakselerasi inovasi, termasuk rekomendasi kegiatan usaha bulion dan penempatan dana
pemerintah di lembaga keuangan syariah.
Hasilnya, realisasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) pada sejumlah bank syariah telah mencapai nilai proyek Rp907,73 juta dengan penghimpunan dana Rp22,76 miliar.
Selain itu, produk Shariah Restricted Investment Account (SRIA) telah diimplementasikan dengan total nominal piloting mencapai Rp1,35 triliun.
Dian menegaskan bahwa peran perbankan syariah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat terus ditingkatkan. Hal ini dibuktikan dengan total penyaluran pembiayaan UMKM yang mencapai Rp217,86 triliun, sesuai dengan pilar keempat RP3SI mengenai peningkatan kontribusi ekonomi nasional.
Keberhasilan implementasi program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak dalam ekosistem ekonomi syariah.
Melalui pemantauan rutin dan regulasi OJK yang transparan, koordinasi strategis antar-pemangku kepentingan diharapkan dapat terus memperkokoh tata kelola serta menjamin masa depan perbankan syariah yang lebih inklusif di Indonesia.
Baca Juga: OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit
Berita Terkait
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun