- SetiabudiInvest resmi gandeng Bahana Sekuritas distribusi reksa dana.
- Investor dapat akses produk investasi sesuai profil risiko dan kebutuhan.
- Kolaborasi dorong literasi investasi dan inklusi pasar modal Indonesia.
Suara.com - PT Setiabudi Investment Management (SetiabudiInvest) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bahana Sekuritas melalui kerja sama distribusi produk reksa dana. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperluas akses investor terhadap instrumen investasi yang dikelola profesional dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Melalui kerja sama tersebut, nasabah Bahana Sekuritas kini dapat mengakses sejumlah produk unggulan milik SetiabudiInvest, mulai dari Setiabudi Dana Pasar Uang, Setiabudi Dana Obligasi Plus, Setiabudi Dana Obligasi Optimal, Setiabudi Dana Campuran hingga Setiabudi Indeks Infobank 15.
Langkah ini dinilai strategis di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang mendorong investor semakin selektif dalam memilih instrumen investasi. Kehadiran berbagai pilihan produk tersebut diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.
Setiabudi Dana Pasar Uang misalnya, dirancang untuk kebutuhan pengelolaan likuiditas jangka pendek. Sementara Setiabudi Dana Obligasi Plus menawarkan strategi pendapatan tetap yang fokus pada stabilitas dan optimalisasi imbal hasil. Di sisi lain, Setiabudi Indeks Infobank 15 memberikan eksposur pada saham-saham sektor perbankan melalui pendekatan indeks yang terukur.
Adapun Setiabudi Dana Campuran hadir untuk investor yang menginginkan keseimbangan antara potensi pertumbuhan investasi dan pengelolaan risiko melalui diversifikasi aset di saham, obligasi, dan pasar uang. Sedangkan Setiabudi Dana Obligasi Optimal menawarkan potensi pembagian hasil investasi secara berkala.
Direktur Utama SetiabudiInvest, Marto Sutiono, mengatakan kemitraan dengan Bahana Sekuritas menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan distribusi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui sinergi ini kami optimistis dapat menghadirkan produk investasi yang transparan, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Marto.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Bahana Sekuritas, Suryadi Adipranata, menyebut kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi yang kredibel dan relevan.
Menurutnya, penguatan ekosistem distribusi investasi yang didukung kapabilitas digital dan jaringan pasar yang kuat diyakini mampu mendorong partisipasi investor domestik sekaligus memperkuat inklusi pasar modal Indonesia.
Baca Juga: BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan
Tak hanya fokus pada distribusi produk, kedua perusahaan juga berkomitmen memperkuat edukasi investasi melalui berbagai program kolaboratif seperti market outlook, edukasi investor, hingga peningkatan literasi pasar modal.
Sebagai informasi, dana kelolaan SetiabudiInvest hingga akhir April 2026 tercatat mencapai Rp3,66 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
-
IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga