- Web3 hadir sebagai generasi internet berbasis blockchain yang mengutamakan kedaulatan data serta aset digital bagi pengguna.
- Binance Academy, BNB Chain, dan Coinvestasi meluncurkan Web3 University Tour 2026 di Yogyakarta pada 18 April 2026.
- Program edukasi ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis blockchain guna mencetak talenta digital masa depan.
Suara.com - Lanskap internet global tengah bersiap memasuki babak baru lewat transisi menuju Web3, sebuah generasi terbaru internet yang dibangun di atas fondasi teknologi blockchain.
Berbeda dengan era Web2 di mana data pribadi pengguna dikuasai dan dimonetisasi oleh raksasa teknologi, Web3 mengusung kedaulatan digital penuh.
Di ekosistem ini, pengguna memegang kendali mutlak atas data, identitas, serta aset digital mereka secara mandiri tanpa ketergantungan pada pihak ketiga.
Pilar utama Web3 bersandar pada empat karakteristik krusial. Pertama, Kepemilikan Data Pribadi (Data Ownership), di mana pengguna menyimpan datanya sendiri menggunakan dompet digital (crypto wallet).
Kedua, Desentralisasi, yang memungkinkan transaksi langsung secara peer-to-peer melalui ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) tanpa intervensi institusi perbankan sentral.
Ketiga, Kepemilikan Aset Digital yang Nyata lewat pemanfaatan Non-Fungible Token (NFT) yang tercatat permanen di blockchain. Terakhir, Transparansi dan Keamanan Tinggi, di mana sistem bersifat terbuka (open-source) dan data disebarkan ke ribuan komputer (node), membuatnya sangat tangguh dari risiko peretasan terpusat.
Melihat potensi transformatif yang begitu besar, Binance Academy bersama BNB Chain dan Coinvestasi bergerak cepat menjemput bola untuk mencetak talenta digital masa depan.
Kolaborasi ini resmi meluncurkan agenda perdana Web3 University Tour 2026 di Kota Yogyakarta pada Sabtu, 18 April 2026.
Bertempat di Hall UKDW Lantai 1, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), gelaran edukatif ini sukses terlaksana berkat dukungan penuh BCC UKDW sebagai event partner serta komunitas DevWeb3 Jogja selaku mitra kolaborator pengembang.
Baca Juga: 6 Bisnis dan Karier yang Diprediksi Hoki Menurut Feng Shui di Tahun Kuda Api 2026
Yogyakarta dipilih menjadi kota pembuka dari total delapan kota yang masuk dalam radar ekspansi nasional tahun ini, menyusul kota-kota besar lain seperti Bandung, Lampung, Bali, Surabaya, Malang, Samarinda, hingga Manado.
Antusiasme generasi muda di kota pelajar ini tergolong masif, terbukti dari adanya 137 pendaftar dengan 120 peserta yang hadir memadati lokasi acara.
Dipandu oleh Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani, acara dibuka dengan pemaparan taktis mengenai urgensi literasi teknologi blockchain di kalangan mahasiswa untuk merespons kebutuhan industri modern.
Sesi materi pertama diisi oleh Serli Roisca, perwakilan dari Binance Academy, yang mengusung tema “Navigating the Shift: Web3 and the New Era of Opportunity”. Serli mengupas tuntas peta pergeseran teknologi global yang melahirkan banyak lapangan kerja baru di sektor Web3, sekaligus memberikan panduan bagi para mahasiswa mengenai langkah konkret untuk mempersiapkan kompetensi diri sejak dini.
Melanjutkan pemaparan industri, sesi kedua menghadirkan duo inovator dari DevRel DevWeb3Jogja sekaligus Co-Founder Senja Labs, Ghoza Nada Iqbal dan Axel Urwawuska Atarubby.
Melalui topik “Building in Web3 Era”, keduanya membagikan pengalaman empiris dalam merancang dan mengeksekusi proyek nyata di ekosistem blockchain. Mereka memotivasi peserta agar berani mengambil peran sebagai pembuat solusi (builder) sedini mungkin sewaktu masih di bangku perkuliahan.
Berita Terkait
-
Disindir Seskab Teddy Sebagai 'Wamenlu Hanya 3 Bulan', Ini Rekam Jejak Karir Dino Patti Djalal
-
Suami Adhisty Zara Kerja Apa? Ini Jejak Karier Tsaqib
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
PB PMII Rombak Pengurus, Ahmad Syahrul Fadhil Resmi Jabat Sekjen Baru
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
-
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja